Apa Saja Jabatan-jabatan di PNS dan ASN?

5 min read

Setiap pekerjaan pasti memiliki jabatan tertentu, tidak terkecuali saat menjadi ASN dan PNS. Banyak orang mengira, mereka hanya bekerja dalam satu karir saja. Jabatan-jabatan di PNS dan ASN ini telah ditetapkan oleh pemerintah dengan daerah penempatan masing-masing.

Jabatan dalam ASN (Aparatur Sipil Negara)

Menjadi abdi negara, tentu memiliki penempatan dan posisi masing-masing dalam pekerjaannya. Ini dikarenakan, banyaknya instansi pemerintah yang harus ditangani secara maksimal. Seperti:

  1. Jabatan Administrasi

Jabatan ini lebih mengedepankan kepentingan publik serta administrasi pemerintahan dan pembangunan. Jika Anda pergi untuk mengurus KTP, KK ataupun kepentingan lainnya. Bagian inilah yang akan menanganinya. Adapun beberapa cabang dari jabatan ini antara lain:

  • Jabatan Administrator

Jabatan ini difungsikan untuk memimpin pelaksanaan kegiatan pelayanan publik serta administrasi negara dan juga di beberapa pembangunan bangsa. Setiap orang menaungi tugas dan tanggung jawab masing-masing.

  • Jabatan Pengawas

Untuk mengawasi semua pelaksanaan kegiatan yang dilakukan oleh pelaksana. Baik mulai survei lokasi, melihat anggaran dan juga meneliti hasil dari pembangunan. Jika tidak sesuai dengan apa yang direncakanan, jabatan ini bisa melakukan komplain terhadap pihak penyelenggara.

  • Jabatan Pelaksana

Bertanggung jawab melaksanakan pembangunan, administrasi pemerintahan dan juga kegiatan pelayanan publik. Baik dalam skala besar ataupun dalam skala kecil. Namun, kebanyakan dilakukan dengan jangka waktu yang cukup lama.

  1. Jabatan Fungsional

Jabatan ini memiliki fungsi yang berkaitan dengan pelayanan fungsional berdasar pada keahlian dan ketrampilan. Ada dua cabang dari jabatan ini, yaitu Jabatan fungsional keahlian dan jabatan fungsional ketrampilan.

Jabatan fungsional keahlian sendiri terdiri dari ahli pertama, ahli muda, ahli madya dan ahli utama. Sedangkan Jabatan fungsional keterampilan meliputi pemula, terampil, mahir dan juga penyelia.

  1. Jabatan Pimpinan Tinggi

Merupakan jabatan tertinggi pada instansi dan perwakilan. Jabatan ini terdiri dari staf ahli, analis kebijakan, pejabat struktural tertinggi dan  juga pejabat lainnya yang ditetapkan dengan Peraturan Pemerintah. Lantas apa saja yang dinaungi?

  • Peloporan dalam bidang, Terdiri dari keahlian profesional, analisis dan rekomendasi kebijakan serta kepemimpinan manajemen.
  • Mengembangkan kerjasama dengan Instansi lain.
  • Keteladanan dalam mengamalkan nilai-nilai dasar ASN.
  • melaksanakan kode etik ASN.

Selain itu, ASN juga berfungsi sebagai pelopor, keahlian profesional, analisis, keputusan kebijakan dan juga kepemimpinan. Jika semua terlaksana dengan baik, negera ini akan semakin maju serta berkembang positif di segala sektor.

Jabatan Karir PNS (Pegawai Negeri Sipil)

Untuk jabatan karir dapat dibedakan menjadi:

  1. Jabatan Karir Struktural

Jabatan yang disandang PNS memiliki beberapa kedudukan struktural yang bertingkat. Mulai dari tingkat terendah (eselon IV/b) hingga tertinggi (eselon I/a). Untuk jabatan pusat juga memiliki strukturan seperti, Sekretaris Jenderal, Direktur Jenderal, Kepala Biro dan juga Staf Ahli.

Sedangkan untuk jabatan struktural di PNS Daerah yaitu, camat, sekretaris camat, sekretaris daerah, kepala dinas/badan/kantor, kepala bagian, kepala bidang, lurah, kepala seksi dan sekretaris lurah. Semua itu dapat Anda temukan di kantor kecamatan terdekat.

  1. Jabatan Karier Fungsional

Jabatan ini tidak tercantum dalam struktur organisasi, melainkan fungsinya diperlukan guna pelaksanaan tugas pokok organisasi. Beberapa contohnya seperti, auditor (Jabatan Fungsional Auditor atau JFA), perawat, bidan, apoteker, peneliti, guru, dosen, dokter, pranata komputer, statistisi, perencana, pranata laboratorium pendidikan dan penguji kendaraan bermotor.

Pangkat dan Golongan PNS (Pegawai Negeri Sipil)

Pangkat dan golongan masing-masing PNS tidaklah sama, ini karena menyesuaikan dengan jam kerja dan waktu mengabdinya. Untuk lebih jelasnya, perhatikan ulasan di bawah ini:

  1. Golongan IV (Pembina)

Golongan ini terdiri dari, Pembina Utama (IVe), Pembina Utama Madya (IVd), Pembina Utama Muda (IVc), Pembina Tingkat I (IVb) dan terakhir Pembina (IVa).

  1. Golongan III (Penata)

Golongan ini terdiri dari Penata Tingkat I (IIId), Penata (IIIc), Penata Muda Tingkat I (IIIb) dan Penata Muda (IIIa).

  1. Golongan II (Pengatur)

Kebanyakan CPNS yang sudah lulus kualifikasi akan masuk ke dalam golongan ini. Terdiri dari Pengatur Tingkat I (IId), Pengatur (IIc) Pengatur Muda Tingkat I (IIb) dan juga Pengatur Muda (IIa).

  1. Golongan I (Juru)

Ini merupakan pangkat terendah dari PNS yang meliputi Juru Tingkat I (Id), Juru (Ic), Juru Muda Tingkat I (Ib) dan juga Juru Muda (Ia).

Dalam mendapatkan beberapa pengkat golongan di atas tidak serta merta, namun dengan beberapa perjuangan dan juga prestasi yang didapat. Selain itu, harus memenuhi persyaratan tertentu. Kedisiplinan juga mempengaruhinya.

Bidang yang dinaungi PNS dan ASN

Saat melamar menjadi CPNS pasti memilih profesi dan penempatan masing-masing. Sehingga, tidak akan meleset dari perkiraan saat sudah menjadi PNS nantinya. Adapapun beberapa bidang yang digeluti antara lain:

  1. Bidang Kesehatan

Dalam bidang kesehatan, penerimaan CPNS juga harus disesuaikan dengan ijasah dan pendidikan yang dijalankan. Kebanyakan instansi pemerintah menggunakan jasanya di BUMN atau rumah sakit negeri di beberapa daerah yang membutuhkan kuota.

Beberapa profesi kesehatan yang kerap kali membutuhkan lowongan PNS antara lain, dokter, perawat ataupun apoteker. Ini karena merupakan faktor utama dalam terselenggaranya program kesehatan untuk masyarakat luas pada umumnya.

Gaji yang diberikan untuk profesi ini juga tidaklah sedikit. Hal tersebut dilatarbelakangi oleh perjuangan saat mengenyam pendidikan. Selain itu, pegawai dalam bidang kesehatan juga dituntut memiliki kesabaran, ketelitian dan juga fokus tinggi.

  1. Bidang Manajemen

Bidang ini banyak menggeluti tentang perhitungan handal dalam mengatur dan merencanakan serta menargetkan tujuan dari sebuah organisasi. Oleh karena itu, tidak heran saat ini banyak mahasiswa yang menekuni program studi ini.

Tanpa menggunakan menajemen yang tertata, semua tujuan tidak akan tercapai dengan maksimal. Oleh karena itu, setiap ada pembukaan CPNS tentu banyak dari kalangan tersebut yang turut serta ambil bagian. Tidak heran jika kesempatan semakin kecil.

Adapun beberapa jurusan yang kerap kali dibuka antara lain akuntansi, pemasaran atau manajemen. Apakah Anda tertarik dengan menggeluti jurusan ini?

  1. Bidang Teknologi Informasi (Komputer)

Semakin majunya teknologi semakin banyak membutuhkan sumberdaya yang maju dan mumpuni. Begitu pula dengan PNS yang bergelut di bidang Teknik Informatika. Kemampuan ini mengharuskan seseorang memiliki cara berfikir yang lebih maju.

Jurusan ini banyak digunakan pada instansi pemerintah terkait pemberkasan data yang saat ini sudah serba online. Ini karena, pendidikan teknologi masa lampau sudah jauh beda dengan sekarang. Oleh karena itu, sumber daya manusia juga terus diperbarui.

Setiap pembukaan CPNS, tidak lepas dari kuota bidang ini. Sehingga, tidak jarang banyak peminatnya. Di sisi lain, banyak juga perusahaan swasta yang merekrut tenaga kerja dengan kriteria pribadi yang handal dalam bidang komputerisasi.

  1. Bidang Hukum

Pengadilan merupakan lembaga pemerintahan yang menyelesaikan banyak perkara, bukan hanya kriminal saja. Sehingga, tidak heran banyak pelamar dalam jalur ini. Namun, untuk test masuk terbilang cukup susah karena memerlukan kriteria tinggi.

Baik perusahaan swasta ataupun BUMN pasti memiliki biro khusus guna menyelesaikan semua perkara internal. Ini karena terkadang terdapat beberapa permasalahan, misalnya tuntutan karyawan, perjanjian dengan pihak lain ataupun dengan pemerintah pusat.

Sarjana hukum juga berpeluang besar menjadi PNS, akan tetapi harus diimbangi dengan kemampuan di atas rata-rata. Beberapa posisi dalam bidang hukum antara lain, Jaksa, hakim, penyusun rancangan undang-undang, rancangan peraturan daerah dan lain sebagainya.

  1. Bidang Pendidikan

Bidang ini merupakan tempat terbanyak yang membutuhkan sosok PNS, terutama guru. Mereka merupakan cikal bakal terbentuknya negara yang kuat, pandai, perfikir logis dan kreatif. Sehingga, kuota CPNS setiap pemukaan pasti cukup banyak.

Banyaknya lembaga pendidikan di Indonesia membuat sebagian generasi millenial bercita-cita menjadi guru. Namun, setelah lulus mereka tidak semuanya menjadi PNS, kebanyakan pekerja honorer di beberapa sekolahan swasta.

Gaji PNS yang diberikan saat bekerja di bidang pendidikan juga sama dengan bidang lainnya. Ini menyesuaikan dengan pangkat dan golongan masing-masing. Tidak jarang profesi ini memiliki pendapatan 6 juta rupiah setiap bulannya.

  1. Bidang Psikologi

Pemerintah membutuhkan tenaga psikologi untuk penempatan di beberpaa wilayah Indonesia, tepatnya pada pusat pelayanan masyarakat, pelayanan kesehatan, kementrian hukum (khususnya di lapas) dan juga melakukan studi-studi penelitian di bidang statistik.

Sama halnya dengan jurusan lain, untuk masuk ke ranah PNS juga tidak dapat dilakukan dengan mudah. Melainkan harus dengan usaha yang giat dan rajin. Namun, untuk pesaing tidak sebanyak dengan jurusan lainnya. Dengan begitu, kesempatan lebih terbuka lebar.

  1. Bidang Teknik

Tenaga teknik sangat diperlukan, terutama untuk bekerja dalam pemerintahan (PNS). Karena jurusan ini mengedepankan pengetahuan, matematika, pengalaman praktis dan juga desain objek. Sehingga, mengahasilkan output yang luar biasa.

Namun, saat penerimaan CPNS, Anda juga akan dilakuka tes inteview ataupun praktik lapangan. Ini untuk membuktikan seberapa besar kemampuan dan kelayakan untuk masuk ke dalam instansi milik pemerintah ini.

  1. Bidang Politik dan Pemerintahan

Bidang ini cocok buat Anda yang menyukai birokasi dalam pemerintahan. Di sisi lain, gelar sarjana politik juga bermanfaat dan dibutuhkan oleh media informasi. Ini berguna untuk menyampaikan aspirasi masyarakat terkait berlangsungnya kebijakan.

Selain itu, juga bermanfaat untuk mengkaji dan mengembangkan negara terkait dengan politik dan pemimpin saat ini. Di sisi lain, bisa menemukan hal menarik dari sebuah kebenaran, ataupun menemukan sosok pemimpin masa depan di pusat maupun daeran terpencil.

  1. Bidang Bahasa Inggris

Bahasa Inggris menjadi bahasa internasional yang wajib digunakan ketika berkunjung ke negara lain. Oleh karena itu, pemerintah juga membuka kesempatan untuk Anda yang mahir di  bidang ini. Jurusan ini juga bisa berkaitan dengan pendidikan, khususnya guru bahasa Inggris.

Beberapa contoh lain dari pekerjaan di bidang ini yaitu, hubungan masyarakat, jurnalisme, periklanan, kementerian luar negeri, konsulat dan sebagainya. Banyaknya profesi yang bisa digeluti oleh profesi ini membuatnya makin diminati oleh banyak kalangan.

Bukan hanya menjadi PNS, namun dengan jurusan bahasa Inggris akan mempermudah Anda untuk melakukan lamaran pekerjaan di instansi lain. Seperti, penerjemah bahasa, penulis artikel asing dan masih banyak lagi.

Dengan mengetahui bidang dan jabatan-jabatan di PNS dan ASN bisa menjad arahan terbaik kedepannya. Sehingga, akan tepat untuk memilih instansi mana yang dimasuki. Untuk, yang masih sekolah, bisa dijadikan reversi dalam menjalankan pendidikan ke jenjang selanjutnya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *