Tes Kompetensi Dasar (TKD)

1. Umum
a. Materi TKD terdiri dari Tes Wawasan Kebangsaan, Tes Intelegensi
Umum, dan Tes Karakteristik Pribadi dibuat oleh Konsorsium
Perguruan Tinggi Negeri.
b. Konsorsium Perguruan Tinggi Negeri menetapkan Standar
In commission Procedure (SOP) penyusunan materi TKD dan LJK.
c. TKD dimaksudkan untuk menggali pengetahuan, keterampilan,
dan sikap/perilaku peserta ujian yang meliputi wawasan nasional,
regional, dan internasional maupun kemampuan verbal,
kemampuan kuantitatif, kemampuan penalaran, kemampuan
beradaptasi, pengendalian diri, semangat berprestasi, integritas,
dan inisiatif.
d. Dalam penyusunan materi ujian harus tetap dijamin
kerahasiaannya.
e. TKD diikuti oleh semua tenaga honorer yang ada dalam daftar
nama (item) tenaga honorer yang telah diuji publik dan memenuhi
persyaratan yang ditentukan.
f. Tes Wawasan Kebangsaan untuk menilai penguasaan pengetahuan
dan kemampuan mengimplementasikan nilai-nilai 4 (empat) Pilar
Kebangsaan Indonesia yang meliputi :
1) Pancasila;
2) Undang Undang Dasar 1945;
- 11 -
DISTRIBUSI II
3) Bhineka Tunggal Ika; dan
4) Negara Kesatuan Republik Indonesia (sistem tata negara
Indonesia, baik pada pemerintah pusat maupun pemerintah
daerah, sejarah perjuangan bangsa, peranan Bangsa Indonesia
dalam tatanan regional maupun comprehensive, kemampuan berbahasa
indonesia secara baik dan benar).
g. Tes Intelegensi Umum dimaksudkan untuk menilai :
1) Kemampuan verbal yaitu kemampuan menyampaikan informasi
secara lisan maupun tertulis;
2) Kemampuan numerik yaitu kemampuan melakukan operasi
perhitungan angka dan melihat hubungan diantara angkaangka;
3) Kemampuan berpikir logis yaitu kemampuan melakukan
penalaran secara runtut dan sistematis; dan
4) Kemampuan berpikir analitis yaitu kemampuan mengurai
suatu permasalahan secara sistematik.
h. Tes Karakteristik Pribadi untuk menilai:
1) Integritas diri;
2) Semangat berprestasi;
3) Orientasi pada pelayanan;
4) Kemampuan beradaptasi;
5) Kemampuan mengendalikan diri;
6) Kemampuan bekerja mandiri dan tuntas;
7) Kemauan dan kemampuan belajar berkelanjutan;
8) Kemampuan bekerja sama dalam kelompok;
9) Kemampuan menggerakkan dan mengkoordinir orang lain;
10) Orientasi kepada orang lain; dan
11) Kreativitas dan inovasi.
2. Penggandaan, Pengepakan, dan Pendistribusian Naskah Soal TKD
a. Penggandaan naskah soal ujian bagi Instansi Pusat/Provinsi/
Kabupaten/Kota dilakukan oleh Tim Pelaksanaan Instansi di
masing-masing Instansi Pusat/Provinsi/Kabupaten/Kota.
b. Pengepakan naskah soal ujian baik bagi Instansi Pusat/
Provinsi/Kabupaten/Kota dilakukan oleh Tim Pelaksanaan Instansi
di masing-masing Instansi Pusat/Provinsi/Kabupaten/Kota.
c. Tata cara pengepakan sebagai berikut:
1) Pengepakan naskah soal ujian dikelompokkan menurut
kualifikasi pendidikan.
2) Naskah soal ujian dan formulir LJK dimasukkan ke dalam
amplop yang masing-masing amplop berisi maksimal 20 set,
dengan kelipatan 5, 10, 15, dan 20 naskah soal ujian dan
disegel.
3) Dalam amplop tersebut, selain berisi naskah soal ujian juga
dilengkapi dengan :
a) daftar hadir;
b) tata tertib peserta;
- 12 -
DISTRIBUSI II
c) formulir berita acara pelaksanaan ujian;
d) bahan segel pengaman; dan
e) amplop kosong untuk pengembalian LJK yang telah diisi
oleh peserta ujian.
4) Formulir sebagaimana dimaksud pada angka 3) huruf c)
dibuat menurut contoh sebagaimana tercantum dalam Anak
Lampiran I-g yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari
Peraturan Kepala Badan Kepegawaian Negara ini
5) Amplop yang telah disegel, dibungkus plastik serta dimasukkan
dalam kardus untuk menghindari kerusakan.
6) Pendistribusian naskah soal ujian beserta kelengkapannya
dilakukan oleh Tim Pelaksana Instansi melalui Sub Tim
Pelaksanaan Ujian kepada Petugas/Pengawas Ujian yang ada di
lokasi ujian.
7) Penggandaan, pengepakan, dan pendistribusian soal ujian dan
kunci jawaban harus dijaga kerahasiaan serta keamanannya,
sehingga tidak terjadi kebocoran.
3. Pengumuman TKD
a. Pelaksanaan TKD diumumkan secara luas melalui media yang
tersedia, antara lain website instansi, surat kabar lokal, papan
pengumuman dan/atau bentuk lain yang memungkinkan.
b. Pengumuman TKD barrier kurang memuat:
1) hari, tanggal, waktu, dan tempat pelaksanaan ujian;
2) alat tulis yang diperlukan dalam pelaksanaan ujian;
3) membawa tanda peserta ujian; dan
4) kartu identitas.
c. Pengumuman melalui website dan papan pengumuman dilakukan
barrier singkat 7 (tujuh) hari kalender sebelum pelaksanaan ujian.
4. Pelaksanaan TKD
a. Pelaksanaan TKD pada Instansi Pusat dan Provinsi/
Kabupaten/Kota diselenggarakan oleh masing-masing PPK,
sedangkan untuk Kabupaten/Kota dikoordinasikan oleh Gubernur
selaku Wakil Pemerintah.
b. TKD harus diikuti oleh seluruh tenaga honorer yang ada dalam
daftar nama (item) tenaga honorer yang telah melalui uji publik
yang tidak ada pengaduan atau keberatan dan/atau yang ada
pengaduan/keberatan tetapi telah diselesaikan dan diputuskan
pengaduan atau keberatannya.
c. Instansi Pusat/Provinsi/Kabupaten/Kota wajib menyediakan
tempat yang memadai sehingga memudahkan peserta penyandang
disabilitas (penyandang cacat) mengikuti pelaksanaan TKD.
d. Pengawas Ujian harus menjamin ketertiban dan keamanan
pelaksanaan TKD.
- 13 -
DISTRIBUSI II
e. Pengawas Ujian mencocokkan tanda peserta ujian dengan daftar
hadir, identitas peserta, dan orang yang bersangkutan. Peserta
ujian yang identitasnya tidak sesuai dengan tanda peserta ujian,
tidak diperkenankan mengikuti TKD.
f. Pengawas Ujian membuka amplop naskah soal ujian yang bersegel
dan membagikan naskah soal ujian beserta formulir LJK kepada
peserta ujian yang harus dilakukan di hadapan peserta dan dapat
disaksikan oleh Sub Tim Pemantauan.
g. Pengawas Ujian wajib membacakan tata tertib pelaksanaan TKD
kepada peserta.
h. Pengawas Ujian mengumpulkan dan menghitung soal ujian dan
LJK hasil ujian, serta memastikan soal ujian dan LJK yang
dibagikan sesuai dengan yang dikumpulkan dari peserta dan
disatukan dengan sisa soal ujian dan sisa formulir LJK, kemudian
memasukkan ke dalam amplop dan disegel, untuk diserahkan
kepada Tim Pelaksana Instansi melalui Sub Tim Pelaksanaan
Ujian.
i. Sub Tim Pelaksanaan Ujian, setelah mendapat semua soal ujian
dan LJK termasuk sisa soal dan formulir LJK, menyerahkan
kepada Konsorsium Perguruan Tinggi Negeri melalui Tim Pelaksana
Instansi Pusat/Provinsi/Gubernur disertai dengan berita acara
dibuat menurut contoh sebagaimana tercantum dalam Anak
Lampiran I-f yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari
Peraturan Kepala Badan Kepegawaian Negara ini.
5. Pengolahan Hasil TKD
a. Untuk menjamin obyektivitas penilaian LJK hasil ujian,
pengolahannya dilakukan dengan komputer.
b. Pengolahan hasil TKD dilakukan oleh Konsorsium Perguruan Tinggi
Negeri.
c. Konsorsium Perguruan Tinggi Negeri menetapkan Standar
In commission Procedure (SOP) pelaksanaan pengolahan LJK hasil ujian.
d. Pengolahan hasil TKD barrier kurang harus disaksikan oleh Tim
Pelaksana Instansi Pusat/Provinsi dan Inspektorat Pusat/Provinsi.
e. Konsorsium Perguruan Tinggi Negeri mengeluarkan:
1) hasil pengolahan TKD bagi pelamar/peserta TKD yang
memenuhi nilai ambang batas kelulusan (quick grade) yang
ditetapkan berdasarkan formasi, yang dibuat menurut contoh
sebagaimana tercantum dalam Anak Lampiran I-h yang
merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan Kepala
Badan Kepegawaian Negara ini; dan
2) hasil pengolahan TKD seluruh peserta tes berdasarkan
kualifikasi formasi yang dibuat menurut contoh sebagaimana
tercantum dalam Anak Lampiran I-i yang merupakan bagian
tidak terpisahkan dari Peraturan Kepala Badan Kepegawaian
Negara ini.
- 14 -
DISTRIBUSI II
f. Konsorsium Perguruan Tinggi Negeri menyampaikan hasil
pengolahan sebagaimana dimaksud pada huruf d kepada Menteri
PAN dan RB dan Kepala Badan Kepegawaian Negara.
6. Pengumuman Hasil TKD
a. Penentuan kelulusan bagi tenaga honorer yang mengikuti TKD
ditetapkan berdasarkan nilai ambang batas (quick grade)
kelulusan yang ditetapkan oleh Menteri PAN dan RB atas
pertimbangan Mendikbud dengan memperhatikan pendapat dari
Konsorsium Perguruan Tinggi Negeri.
b. Pengumuman hasil TKD dilakukan oleh Menteri PAN dan RB
berdasarkan nilai hasil ujian yang diolah oleh Konsorsium
Perguruan Tinggi Negeri yang memuat instansi, nama, tanggal
lahir, terhitung mulai tanggal pengangkatan tenaga honorer, jenis
jabatan (tenaga guru, tenaga kesehatan, dan tenaga
teknis/administratif), kualifikasi pendidikan, unit kerja, dan
elemen lain yang diperlukan.
c. Pengumuman sebagaimana dimaksud pada huruf a dilakukan
melalui website Kementerian PAN dan RB (www.menpan.go.id).
d. Menteri PAN dan RB menyampaikan hasil TKD yang telah
diumumkan sebagaimana dimaksud huruf b kepada PPK
Pusat/Daerah Provinsi/Kabupaten/Kota untuk diumumkan
kembali di lingkungan Instansi masing-masing.
e. Pengumuman sebagaimana dimaksud pada huruf d dilakukan
melalui website instansi, surat kabar lokal, dan/atau papan
pengumuman.

Sumber : BKN

Incoming search terms:

  • tes kompetensi dasar
  • pusat pelayanan tes toefl dan tkd

Original source : Tes Kompetensi Dasar (TKD)