BKD Musi Banyuasin Pastikan K1 Jadi CPNS

Musi Banyuasin, InfoPublik – Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Diklat Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) memastikan tenaga honorer Kategori 1, sebanyak 493 orang, menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), akan tetapi kepastian tersebut masih menunggu dari pihak pemerintah pusat.
Plt. Kepala BKD Diklat Muba, Indita Purnama, melalui Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan Zainal Abidin saat ditemui, akhir pekan lalau, mengatakan, saat ini pihaknya masih menunggu dari pemerintah pusat mengenai pengangkatan CPNS, sehingga Nomor Induk Pegawai (NIP) ke-493 orang tersebut masih belum bisa didapatkan.
Kabar yang diterima pihak BKD Diklat Muba sama seperti daerah lain yang masih menunggu dari pemerintah pusat, karena memang ada perubahan.
“Kami memastikan akhir Desember tahun ini, tenaga honorer tingkat 1 tersebut akan ditetapkan menjadi CPNS,’’ ujar Indita.
Karena itu, bila ada kabar penetapan dalam waktu dekat jangan dipercaya, karena BKD Diklat Muba masih terus mengupayakan hal itu termasuk bagi tenaga honorer tingkat kategori 2 yang datanya telah dikirim April 2012.
Data tenaga honorer kategori 2 tercatat ada sebanyak 1.104 orang yang melakukan pendataan ulang dari sebanyak 1.500 orang. Data-data yang dikirim dianggap memenuhi persyaratan administrasi namun masi belum ada kabar yang pasti. (Ang/toeb)

Sumber : BIP News Room

Incoming search terms:

  • BKD MUBA
  • www bkd muba go id
  • bkd musi banyuasin
  • cpns dki jakarta perbal bkn bermasalah
  • info tentang pengangkatan cpns kabupaten muba kategori 1 dan 2

Original source : BKD Musi Banyuasin Pastikan K1 Jadi CPNS

RPP Honorer di Meja Presiden

JAKARTA, FAJAR – Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang Honorer Tertinggal yang akan diangkat menjadi calon pegawai negeri sipil (CPNS) sampai saat ini masih kabur saja. Banyak kalangan masyarakat curiga RPP tersebut sama sekali tak adan dan hanya jadi alat bagi partai politik untuk kepentingan pemilu 2014 mendatang.

Namun anggapan itu dibantah Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Eko Prasojo. “RPP Honorer tertinggal sudah flat kok. Semua menteri sudah tanda tangan,” ujar Eko yang dihubungi, Senin, 28 Mei.

Posisinya saat ini, lanjut dia, sudah di meja Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono, dan tinggal menunggu waktu. “Kalau maunya kita secepatnya. Tapi itukan hak prerogatif presiden. Namun honorer tidak usah khawatir, RPP-nya tetap akan diteken Presiden. Sudah ada di meja Presiden kok. Insya Allah dalam waktu dekat sudah ada,” lanjut Eko.

Mengenai investigasi 1200 laporan pengaduan hasil publikasi honorer K1 (honorer yang dibiayai APBN) oleh tim Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Badan Pengawasan Pembangunan dan Keuangan, serta Badan Kepegawaian Negara sampai sekarang masih berjalan. Sedangkan honorer K2 masih dalam tahap perekaman data. Apalagi, pemerintah memperpanjang waktu pemasukan laporannya.

Ditanya tentang tindaklanjut pengangkatan honorer menjadi CPNS, Eko menegaskan bahwa pemerintah tetap pada skenario awal. Yaitu honorer K1 yang sudah beres datanya langsung diangkat CPNS.

Sedangkan untuk honorer K2, setelah perekaman selesai masih dilanjutkan dengan verifikasi dan validasi. Setelah data clear, honorer K2 yang lolos diikutkan dalam seleksi sesama mereka. Yang lolos tes diangkat CPNS, sedangkan yang gagal diberikan alternatif menjadi pegawat tidak tetap (PTT) pemerintah, dengan catatan masih dibutuhkan pemerintah. Bagi yang tidak dibutuhkan lagi, akan diberhentikan dengan mendapat kompensasi. (jpnn/yun)

Sumber : Fajar


Original source : RPP Honorer di Meja Presiden

Inilah beberapa harapan tenaga honorer kepada pemerintah

: 1. Masuk ke list Badan Kepegawaian Negara (BKN)
Salahsatu yang menjadi harapan tenaga honorer baik kategori 1 ataupun 2 adalah masuk ke list BKN. Dengan masuk kedatabase BKN dan lolos dari proses verifikasi dan validasi otomatis harapan mereka untuk dapat diangkat menjadi CPNS dari jalur honorer semakin besar.

2. PP tentang pengangkatan tenaga honorer tertinggal segera diterbitkan
Terbitnya peraturan pemerintah yang mengatur tentang pengangkatan tenaga honorer tertinggal baik kategori 1 ataupun 2 menjadi CPNS tentunya sangat dinanti-nanti. Dengan terbitnya PP ini maka akan memberikan payung hukum bagi pemerintah untuk mengangkat tenaga honorer K1 dan K2 menjadi CPNS.

3. Pengangkatan menjadi CPNS dalam waktu dekat

Tentunya tenaga honorer baik K1 ataupun K2 sangat berharap untuk segera dapat diangkat menjadi CPNS.

4. Proses pengangkatan tenaga honorer K1 dan K2 berjalan beriringan

Tentunya hal ini menjadi harapan tenaga honorer terutama kategori 2. Mereka berharap Pengangkatan tenaga honorer diprioritaskan untuk tenaga honorer kategori 1. Mereka akan langsung diangkat menjadi CPNS tahun 2012 ini. Tentunya tenaga honorer kategori 2 juga sangat berharap dapat diangkat mulai tahun ini juga, tidak ditahun berikutnya seperti rencana pemerintah ditahun 2013.

5. Pengangkatan semua tenaga honorer K2 menjadi CPNS secara otomatis tanpa tes.

Tenaga honorer kategori 2 sangat berharap agar pemerintah dapat mengangkat semua tenaga honorer kategori 2 yang memenuhi syarat tanpa harus melalui mekanisme uji kompetensi dasar. Jumlah tenaga honorer kategori 2 juga terus mengalami penyusutan. Saat ini saya perkirakan jumlahnya maksimal 500 ribu orang. Saya rasa pemerintah mampu mengangkat semua tenaga honorer K2 menjadi CPNS tanpa harus melalui mekanisme seleksi. Mereka juga ingin seperti tenaga honorer K1 yang akan langsung dapat diangkat menjadi CPNS. Bukanlah kedua-duanya sudah lama mengabdi dan saya rasa kompetensi baik K1 dan K2 hampir sama. Akhir kata saya doakan semoga semua tenaga honorer baik K1 ataupun K2 dapat segera terwujud harapan dan doanya agar segera dapat diangkat menjadi CPNS. Amin. Semoga bermanfaat


Original source : Inilah beberapa harapan tenaga honorer kepada pemerintah

Surat MENPAN & RB Nomor : B.1511/M.PAN-RB/05/2012 Tentang Penyampaian Laporan dan Daftar Nama Tenaga Honorer

Sehubungan dengan surat permohonan dari beberapa instansi pusat dan daerah khususnya daerah yang letak geografisnya sulit dijangkau karena sangat terpencil, terluar dan perbatasan, serta adanya keterlambatan data yang disampaikan oleh Badan Kepegawaian Negara kepada instansi, maka beberapa Pejabat Pembina Kepegawaian Pusat dan Daerah mengjukan permohonan kepada Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi untuk dilakukan perpanjangan batas waktu penyampaian laporan dan daftar nominatif tenaga honorer kategori I dan II.Mengingat permohonan tersebut dan proses pengajuan perhitungan kebutuhan pegawai untuk pembahasan belanja pegawai tahun anggaran 2013 adalah bulan juni tahun 2012 maka instansi yang sampai saat ini belum dapat menyerahkan laporan dan daftar nomonatif tersebut masih diberikan kesempatan terakhir barrier lambat akhir 30 mei 2012 dengan ketentuan batas waktu tersebut tidak dapat diperpanjang lagi dan penyerahan data tersebut tetap berpedoman pada ketentuan yang berlaku.Unduh:Download this file (surat_menpan_B-1511.pdf)SURAT MENPAN NO.B/1511/M.PAN – RB/05/2012178 Kb

Incoming search terms:

  • ASN MENPAN
  • kemenpan rb
  • asn menpan ri TENTANG BUP PNS
  • mulai berlakunya uu asn

Original source : Surat MENPAN & RB Nomor : B.1511/M.PAN-RB/05/2012 Tentang Penyampaian Laporan dan Daftar Nama Tenaga Honorer

Data Honorer Ditunggu Hingga 30 Mei

JAKARTA–Penyerahan laporan data honorer kategori satu (K1) dan dua (K2) yang ditenggat 31 April, kini diperpanjang hingga 30 Mei. Perpanjangan ini dituangkan dalam Surat Menpan-RB Nomor B.1511/M.PAN-RB/05/2012 Tentang Penyampaian Laporan dan Daftar Nama Tenaga Honorer.

“Kemarin kan banyak daerah terutama di wilayah timur minta perpanjangan waktu pelaporan. Kami minta agar dimasukkan permohonan tertulis dan alasan jelas. Dari situ akan dilihat apakah layak diperpanjang atau tidak. Setelah dikaji memang alasannya bisa diterima, makanya keluar surat pak Menpan-RB itu,” ungkap Wakil Menpan-RB Eko Prasojo yang dihubungi, Rabu (23/5).

Dalam surat permohonan dari beberapa instansi pusat dan daerah, disebutkan alasan utama hingga meminta perpanjangan waktu, karena letak geografisnya sulit dijangkau, sangat terpencil, masuk kategori daerah terluar dan perbatasan. Apalagi data yang disampaikan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) kepada instansi mengalami keterlambatan.

“Beberapa Pejabat Pembina Kepegawaian Pusat dan Daerah mengajukan permohonan kepada Menpan-RB untuk dilakukan perpanjangan batas waktu penyampaian laporan dan daftar nominatif tenaga honorer kategori I dan II. Mereka beralasan karena data verifikasi dan validasi yang diserahkan BKN sudah terlambat,” tuturnya.

Setelah mempelajari permohonan tersebut dan proses pengajuan perhitungan kebutuhan pegawai untuk pembahasan belanja pegawai tahun anggaran 2013 adalah bulan Juni 2012, lanjutnya, maka pemerintah pusat pun memberikan toleransi. Di mana instansi yang sampai saat ini belum dapat menyerahkan laporan dan daftar nomonatif tersebut masih diberikan kesempatan terakhir 30 Mei 2012.

“Tapi dengan catatan, batas waktu tersebut tidak dapat diperpanjang lagi dan penyerahan data tersebut tetap berpedoman pada ketentuan yang berlaku,” pungkasnya. (esy/jpnn)

Sumber : JPNN

Incoming search terms:

  • isi skb3 menteri no 251/skb/2015 gaji guru dan sertifikasi
  • loker supir kantor orng jepang gaji 5 juta tahun2015 dijakarta
  • SKB menkeu mendikbud menpan no 251/SKB2/015 tentang penghentian tunjangan sertivikasi guru

Original source : Data Honorer Ditunggu Hingga 30 Mei

Timeline pengangkatan honorer K1 dan K2

Saat ini pengangkatan tenaga honorer sedang menjadi topik yang masih menarik untuk diperbincangkan. Rencana pengangkatan tenaga honorer ini merupakan hasil kesepakatan politis antara pemerintah dan DPR.

Dalam kesempatan yang baik ini saya akan mencoba membuat analisis sederhana tentang timeline pengangkatan honorer menjadi pns. Yang perlu diingat dan digarisbawahi adalah bahwa ini pendapat saya pribadi dan siapapun boleh mempunyai pendapat yang berbeda. Saya akan mencoba membuat timeline pengangkatan honorer menjadi pns berdasarkan rentang waktu tertentu. Dan saya akan mencoba membaginya dalam beberapa periode:

1. Periode tahun 2012
Seiring dengan terbitnya peraturan pemerintah tentang pengangkatan tenaga honorer menjadi cpns, maka mulai akhir tahun 2012 mulai dilakukan pengangkatan tenaga honorer K1 menjadi PNS. Untuk tenaga honorer K2 saya rasa belum akan ada pengangkatan. Saya perkirakan belum semua tenaga honorer K1 dapat terangkat di 2012.

2. Periode tahun 2013 – 2014
Pada periode tahun 2013 – 2014 saya perkirakan mulai ada pengangkatan tenaga honorer k2 sebanyak sekitar 30% dari tenaga honorer yang ada melalui mekanisme seleksi uji kompetensi dasar. Dalam proses seleksi ini saya perkirakan akan ada dari beberapa tenaga honorer k2 yang tidak dapat mengikuti seleksi karena tidak adanya formasi sesuai dengan hasil analisa kebutuhanan serta analisis jabatan. Tenaga honorer k2 yang tidak lolos menjadi CPNS akan diangkat menjadi pegawai tidak tetap pemerintah dengan gaji diatas UMR sesuai dengan hasil rancangan undang-undang aparatur sipil negara dan peraturan pemerintah tentang pegawai tidak tetap yang sedang digodok pemerintah. Dalam, periode ini tenaga honorer k1 telah diangkat semua menjadi CPNS kecuali yang bermasalah misalnya tidak dapat membuktikan kebenaran data yang dimiliki. 3. Periode 2015 – 2019

Dalam periode ini sudah terjadi pergantian pemerintahan dan pergeseran kekuatan politik di DPR. Nasib pengangkatan tenaga honorer K2 yang menjadi pegawai tidak tetap pemerintah dan tenaga honorer yang mempunyai SK setelah tahun 2005 menjadi CPNS tergantung adanya kesepakatan politis antara pemerintah dan DPR. Tentunya jika ada suara dan tuntutan dari masyarakat sehubunganmisi pengangkatan tenaga honorer menjadi PNS. Dalam periode ini saya perkirakan sudah banyak tenaga honorer K2 yang sudah tidak memenuhi syarat menjadi CPNS terutama karena faktor usia. Tuntutan para guru yang bekerja di sekolah swasta / yayasan terutama yang sudah sertifikasi untuk dapat diangkat menjadi CPNS lewat jalur honorer akan semakin nyaring terdengar karena merasa telah sama-sama turut serta mengabdi dalam mencerdaskan bangsa. Semoga Bermanfaat


Original source : Timeline pengangkatan honorer K1 dan K2

Usulan CPNS Baru Masih Minim

JAKARTA – Seleksi CPNS baru yang akan digelar tahun ini bisa berjalan sepi. Sebab, sampai saat ini tercatat baru ada sepuluh instansi pusat dan 24 instansi daerah yang sudah komplit dokumen pengusulannya. Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN-RB) memberi batas waktu pengusulan hingga akhir Juni mendatang.

Wamen PAN-RB Eko Prasojo menuturkan, pihaknya tidak kurang-kurang untuk mensosialisasikan kepada instansi untuk segera melengkapi dokumen usulan CPNS baru. Dia menuturkan, kelemahan instansi pengusul ini adalah pada kelengkapan dokumen hasil analisis jabatan (anjab) dan hasil analisis beban kerja (ABK).

Kelemahan penyusunan dua dokumen penting itu muncul karena instansi yang bersangkutan tidak memiliki tenaga ahli analisis. Sejatinya kelemahan ini sudah direspon oleh Kemen PAN-RB. Yaitu dengan menjalankan sosialisasi langsung dan juga dengan pelatihan. “Kemen PAN-RB secara bertahap melatih calon-calon tenaga ahli analisis,” tutur guru besar UI itu.

Dengan cara ini, kedepan instansi pusat maupun daerah tidak kesulitan dalam menyusun dokumen ABK dan anjab. Selama ini, instansi pusat maupun daerah hanya melayangkan dokumen kebutuhan CPNS baru ke Kemen PAN-RB. Usulan ini dianggap sering ngawur, karena tidak disertai dokumen anjab dan ABK. “Dari mana tahu kurang pegawai, jika tidak ada analisisnya,” ucapnya.

Untuk itu, Eko menegaskan ketentuan persyaratan dokumen anjab dan ABK ini tidak bisa ditawar lagi. Jika sampai dengan akhir Juni nanti ada instansi pusat maupun daerah yang tidak melayangkan dua dokumen itu, maka akan ditinggal. Instansi tersebut dimungkikan baru mendapatkan jatah CPNS baru untuk tahun depan.

Eko mengaku tidak hafal rincian dari usulan instansi yang sudah komplit itu. Terutama untuk instansi daerah. Eko menuturkan, diantara instansi pusat yang sudah komplit usulannya adalah Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), dan Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkum HAM). Dari ketiga instansi itu, bidang pekerjaan antara lain perawat, dokter umum, bidan, guru SD, guru SMK, dan penjaga lapas. (wan)

Incoming search terms:

  • ptkdikmen kemdiknas go id/kemdikbud-dataguru/inputguru php

Original source : Usulan CPNS Baru Masih Minim