Jumlah PNS di Indonesia masih Sedikit

JAKARTA–MICOM: Salah satu kelemahan dari PNS di Indonesia adalah besarnya jumlah anggaran yang dikeluarkan sehingga pemerintah melakukan pause perekrutan CPNS. Padahal sebenarnya, jumlah PNS Indonesia masih sedikit yaitu 4,7 juta orang.

Menurut Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi, sebenarnya dari rasio, PNS Indonesia tidak terlalu tinggi, yaitu 2,2 persen, lebih rendah jika dibandingkan dengan Singapura dan Malaysia.

“Yang lemah di kita adalah distribusi. Ada daerah yang PNS-nya terlalu banyak dan ada yang sangat kurang, ini yang harus didistribusi. Seperti daerah yang pegawainya sedikit tapi penduduknya 16 ribu, lalu ada daerah yang penduduknya hanya 6.000 tapi PNS-nya banyak. Rasio nasional 2,2 persen, boleh lah ada bias karena kesulitan wilayah dan kepadatan penduduk, tapi jangan berlebihan,” katanya dalam Lokakarya Nasional KORPRI tentang RUU Aparatur Sipil Negara (ASN), di Gedung Manggala Wanabhakti, Jakarta (14/5).

Gamawan malah menyalahkan DPR dan DPRD yang tidak efisien dalam merumuskan anggaran PNS. Kontrol besar anggaran ada di saat pengajuan dan pembahasan di DPR/DPRD.

“Ketika anggaran itu boros, seharusnya DPR dan DPRD yang kontrol. Kadang Birokrasi ingin agar kegiatannya maksimal, sehingga anggaran yang diajukan besar, namun jika dianggap tidak efisien, DPR dapat menguranginya,” katanya.

Berdasarkan sistem, anggaran itu direncanakan sejak penyusunan anggaran dan harusnya dikritisi sejak perumusan anggaran, seperti perjalanan dinas.

“Perjalanan dinas itu diperlukan untuk mendukung tugas dan membutuhkan biaya. Perjalanan itu dihitung saat perumusan anggaran. Ketika mengajukan anggaran untuk apa saja? Seperti siapa yang mengontrol e-KTP, siapa yang ke daerah? Itu ada rasionya dibuat dalam pengajuan anggaran. Birokrasi tidak dapat menjalankan aktivitas yang tidak diatur dalam anggaran,” katanya. (*/OL-9)

Sumber : Media Indonesia

Incoming search terms:

  • daftar penerima tunjangan khusus kab alor NTT
  • gaji guru bakti murni aceh utara 2014

Original source : Jumlah PNS di Indonesia masih Sedikit

Batas Usia Pensiun PNS Berpeluang Diperpanjang Hingga 60 Tahun

lokernesia.blogspot.com/2012/07/batas-usia-pensiun-pensiun-berpeluang.htmlBatas Usia Pensiun PNS Berpeluang Diperpanjang Hingga 60 Tahun
Ketidakkonsistenan pemerintah dalam penerapan undang-undang terlihat dengan adanya perbedaan batas usia pensiun (BUP) yang diberlakukan masing-masing instansi.
Pemerintah pun diminta untuk mempertegas Peraturan Presiden RI Nomor 63 Tahun 2010 Tentang Perpanjangan Batas Usia Pensiun bagi PNS yang menduduki Jabatan Fungsional Penilik. Juga Peraturan Pemerintah Nomor 44 Tahun 2011 Tentang Perubahan Ketiga Atas Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 1979 Tentang Pemberhentian PNS.

Mengenai hal tersebut Deputi Bidang Bina Pengadaan, Kepangkatan, dan Pensiun (Dakatsi) Badan Kepegawaian Negara (BKN) Sulardi menjelaskan, prinsip umumnya BUP PNS adalah 56 tahun. Untuk jabatan-jabatan tertentu dapat diperpanjang sampai 60 tahun.

“Pengertian “dapat” tidak sama dengan mutlak yang diberikan oleh Pejabat Pembina Kepegawaian (Menteri, Gubernur, Bupati atau Walikota) yang memiliki kewenangan mengangkat, memindahkan, memberhentikan PNS,” terang Sulardi dalam keterangan persnya.

Jabatan fungsional tertentu memiliki BUP khusus yang diatur dalam peraturan tersendiri. Kewenangan untuk memberhentikan ada pada PPK. Nantinya masalah ini diatur dalam Undang-Undang ASN (Aparatur Sipil Negara), yang saat ini RUU-nya sedang dalam proses pembahasan pemerintah bersama DPR. (ref : JPNN)

Incoming search terms:

  • panselinas menpan go id
  • pp asn
  • pp tentang asn
  • batas usia pensiun pns
  • asn pns
  • uud asn
  • uu asn terbaru
  • undang-undang ASN
  • bup pns
  • Dasar PP atau UU ASN tentang BUP PNS tentang kelahiran Juli 1958
  • peraturan menpan tentang jabatan fungsional guru no 251/ skb/2015

Original source : Batas Usia Pensiun PNS Berpeluang Diperpanjang Hingga 60 Tahun

Banyak Honorer K2 Bakal Terdepak

JAKARTA – Para tenaga honorer kategori dua (K2) yang tidak lolos tes seleksi menjadi CPNS, terancam diberhentikan dari instansi tempatnya bekerja. Pasalnya, banyak diantaranya tidak memiliki kompetensi sehingga sulit dipertahankan.

“Terus terang saja, melihat kemampuan yang dimiliki honorer K2 yang kebanyakan tidak punya kompetensi, membuat pemerintah sulit mengaturnya,” ungkap Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Eko Prasojo yang dihubungi, Senin (11/6).

Di dalam PP 56 Tahun 2012 tentang Revisi PP 48 Tahun 2007 tentang Pengangkatan Honorer menjadi CPNS, tidak diatur tentang honorer K2 yang lulus tes. Yang tertera di dalam PP tersebut hanya bagi honorer K2 lulus tes akan diangkat CPNS secara bertahap mulai 2013 hingga 2014.

“Memang di dalam PP 56 tidak diatur nasib honorer K2 yang tidak lolos. Mereka diatur dalam UU Aparatur Sipil Negara (ASN) yang sekarang RUU-nya masih sementara dibahas,” ujarnya.

RUU ASN, lanjut guru besar UI ini, mengatur honorer K2 yang tidak lolos, akan diangkat sebagai pegawai tidak tetap pemerintah (PTTP) sepanjang instansinya membutuhkan. Hanya saja, dasarnya harus sesuai kompetensi. Misalnya, yang dibutuhkan guru matematika, tapi honorer K2-nya guru bahasa Indonesia otomatis tidak bisa diangkat PTTP.

“Pemerintah pusat tidak bisa memaksakan instansi mendapat honorer K2 menjadi PTTP kalau yang bersangkutan tidak sesuai kompetensi. Sebab, pembayaran gajinya menjadi tanggung jawab instansi bersangkutan,” tegasnya.

Meski tidak merinci satu persatu, namun Eko mengungkapkan, data honorer K2 banyak yang tidak punya kompetensi. Sehingga, kalau tidak lolos CPNS maupun PTTP, honorernya akan diberhentikan.

“Mau tidak mau ya diberhentikan oleh instansi. Pemberhentiannya juga tidak disertai kompensasi, kecuali pimpinan instansinya mempunyai kebijakan khusus memberikan uang tanda terimakasih,” pungkasnya. (esy/jpnn)

Incoming search terms:

  • info terbr begionl 10 denpasr
  • gaji guru SKB menpan NO 252/SKB/2015
  • skb menpan no 252 tentang tunjangan sertifikasi dicabut
  • Kapan cair tunjangan sertifikasi honor kemenag kab sinjai sul sel
  • SKB menpan tentang sergur yang dicabut
  • Daftar penerima kesejahtraan guru honor taput dikbud taput

Original source : Banyak Honorer K2 Bakal Terdepak