Rawan Curang, Buka Pos Pengaduan CPNS

PEREKRUTAN Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang dinilai tidak bersih, membuat Ombudsman Republik Indonesia perwakilan Kaltim membuka pos pengaduan. Dalam waktu dekat, mereka mendapat aduan kecurangan dalam penerimaan CPNS di Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkum HAM) yang dibuka mulai 1 Agustus hingga 19 Oktober. Untuk jangka panjang, pos pengaduan ini juga akan diberlakukan untuk perekrutan CPNS instansi lainnya.
“Soalnya banyak sekali perekrutan CPNS yang dilaksanakan pada tahun 2012 ini,” kata Dr Afdillah Ismi Chandra SH MH, kepala perwakilan Ombudsman RI Kaltim periode 2012-2017, kemarin.
Dia menambahkan, pos pengaduan Ombudsman Kaltim ini akan mendapat pengaduan, yang sehubunganmisi dengan kecurangan, pungutan liar (pungli), hingga korupsi.
“Kami juga mendapat segala bentuk laporan tindak penipuan berupa janji-janji pasti jadi CPNS atau modus lain yang merugikan para calon PNS,” ujarnya.
Dalam hal pengawasan terhadap proses perekrutan tersebut, pihak Ombudsman RI nantinya akan melakukan dengan dua cara, yakni secara aktif dan pasif.
Secara aktif, pihak Ombudsman akan melakukan investigasi atas inisiatif sendiri, sedangkan secara pasif dengan membuka pos pengaduan.
“Kami ingin dengan melakukan tindakan ini lebih tepat sasaran, melalui pengawasan perekrutan yang bersih, ini sesuai dikatakan oleh Wamenkum HAM (Denny Indrayana) kepada saya. Intinya, CPNS kepanjangannya harus jadi Calon Pegawai Nihil Setoran,” terang pria yang juga dosen di Universitas Balikpapan ini.
Bagi masyarakat yang ingin melakukan pelaporan kecurangan dalam perekrutan CPNS, dapat mengirimkan SMS ke nomor 08215555400 atau ke e-mail orikaltim@yahoo.com.

“Dalam keadaan tertentu, pelapor juga dapat kami hubungi. Akan tetapi perlu kami tegaskan, Ombudsman RI Kaltim hanya menggunakan nomor tersebut untuk keperluan klarifikasi. Selain nomor ponsel dimaksud, bukan dari Ombudsman Kaltim,” tegas Chandra.
SARANKAN JUDICIAL REVIEW
Di samping itu, pihaknya saat ini tengah menangani kasus pelaporan Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) tentang keluhan pengabaian beberapa pasal Undang-undang Nomor 11 Tahun 1969 sehubunganmisi dengan Pensiunan Pegawai dan Janda atau Duda Pegawai.
“Terhadap kasus ini, kami menyarankan secara resmi untuk segera melakukan upaya hukum Officially authorized Assess (JR) atas PP (Peraturan Pemerintah) Nomor 18 Tahun 2012 tentang

Incoming search terms:

  • skb menpan menkeu mendikbud nomor 251/skb/2015

Original source : Rawan Curang, Buka Pos Pengaduan CPNS

Rawan Curang, Buka Pos Pengaduan CPNS 21:30 No comments

PEREKRUTAN Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang dinilai tidak bersih, membuat Ombudsman Republik Indonesia perwakilan Kaltim membuka pos pengaduan. Dalam waktu dekat, mereka mendapat aduan kecurangan dalam penerimaan CPNS di Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkum HAM) yang dibuka mulai 1 Agustus hingga 19 Oktober. Untuk jangka panjang, pos pengaduan ini juga akan diberlakukan untuk perekrutan CPNS instansi lainnya.
“Soalnya banyak sekali perekrutan CPNS yang dilaksanakan pada tahun 2012 ini,” kata Dr Afdillah Ismi Chandra SH MH, kepala perwakilan Ombudsman RI Kaltim periode 2012-2017, kemarin.
Dia menambahkan, pos pengaduan Ombudsman Kaltim ini akan mendapat pengaduan, yang sehubunganmisi dengan kecurangan, pungutan liar (pungli), hingga korupsi.
“Kami juga mendapat segala bentuk laporan tindak penipuan berupa janji-janji pasti jadi CPNS atau modus lain yang merugikan para calon PNS,” ujarnya.
Dalam hal pengawasan terhadap proses perekrutan tersebut, pihak Ombudsman RI nantinya akan melakukan dengan dua cara, yakni secara aktif dan pasif.
Secara aktif, pihak Ombudsman akan melakukan investigasi atas inisiatif sendiri, sedangkan secara pasif dengan membuka pos pengaduan.
“Kami ingin dengan melakukan tindakan ini lebih tepat sasaran, melalui pengawasan perekrutan yang bersih, ini sesuai dikatakan oleh Wamenkum HAM (Denny Indrayana) kepada saya. Intinya, CPNS kepanjangannya harus jadi Calon Pegawai Nihil Setoran,” terang pria yang juga dosen di Universitas Balikpapan ini.
Bagi masyarakat yang ingin melakukan pelaporan kecurangan dalam perekrutan CPNS, dapat mengirimkan SMS ke nomor 08215555400 atau ke e-mail orikaltim@yahoo.com.

“Dalam keadaan tertentu, pelapor juga dapat kami hubungi. Akan tetapi perlu kami tegaskan, Ombudsman RI Kaltim hanya menggunakan nomor tersebut untuk keperluan klarifikasi. Selain nomor ponsel dimaksud, bukan dari Ombudsman Kaltim,” tegas Chandra.
SARANKAN JUDICIAL REVIEW
Di samping itu, pihaknya saat ini tengah menangani kasus pelaporan Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) tentang keluhan pengabaian beberapa pasal Undang-undang Nomor 11 Tahun 1969 sehubunganmisi dengan Pensiunan Pegawai dan Janda atau Duda Pegawai.
“Terhadap kasus ini, kami menyarankan secara resmi untuk segera melakukan upaya hukum Officially authorized Assess (JR) atas PP (Peraturan Pemerintah) Nomor 18 Tahun 2012 tentang


Original source : Rawan Curang, Buka Pos Pengaduan CPNS 21:30 No comments