Ngaku Calo CPNS Bantul, Nur Aini Keruk Rp100 Juta dari Korban

BANTUL–Mengaku dekat dengan Bupati Bantul, Nur Aini berhasil menipu tiga warga yang ingin menjadi CPNS beberapa waktu lalu. Selain Bupati Bantul, terdakwa juga mencatut nama Wakil Bupati Bantul untuk meyakinkan korban.
Kini Nur Aini tengah menjalani sidang untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Salah satu saksi dalam persidangan, Siska, warga Sleman mengaku dirinya ditawari untuk menggunakan jasa Nur Aini agar suaminya bisa masuk PNS. Siska bahkan sudah memberi uang sejumlah Rp25 juta pada 18 Juni 2011 kepada terdakwa sebagai biaya untuk memasukkan suaminya menjadi PNS.
“Ia mengaku kenal dekat dengan Bu Idha (Bupati). Ngakunya, dulu kenal Pak Idham karena suaminya dimutasi. Jadi saya percaya saja,” ujar Siska dalam persidangan yang berlangsung di Pengadilan Negeri Bantul, Senin (9/7).
Siska mengatakan, jumlah Rp25 juta tersebut sesuai permintaan terdakwa. Siska mengaku semakin yakin dan percaya karena kakak iparnya sudah lebih dahulu menggunakan jasa terdakwa meski belum berhasil jadi PNS.
Siska mengaku terdakwa menjanjikan suaminya bisa masuk dalam rekruitment PNS terdekat. Namun, hingga saat ini, janji yang disampaikan tak kunjung ditepati dan saat ditanya selalu menyampaikan mundur.
“Total uang yang diberikan termasuk dari kakak saya mencapai Rp100 jutaan,” akunya.
Selain Siska, dua korban yang lain juga dijanjikan hal yang sama oleh terdakwa yang ternyata berprofesi sebagai penjual susu di pasar.
Wakil Bupati Bantul, Soemarno yang hadir sebagai saksi di persidangan membantah mendapat dan meminta uang dari terdakwa untuk kepentingan rekruitment CPNS. Meski diakuinya, dirinya kenal dengan terdakwa dan pernah bertemu.
Jaksa Penuntut Umum (JPU) Dwi Nurhatni mengatakan, Nur Aini didakwa pasal 378 KUHP tentang penipuan dengan ancaman hukuman kurungan maksimal empat tahun. Sidang diundur hingga 16 Juli mendatang dengan agenda mendengarkan saksi yang diajukan terdakwa. (ali)

Sumber : Solo Pos

Incoming search terms:

  • Tendik bantul tentang pencairan insentif gtt/ ptt

Original source : Ngaku Calo CPNS Bantul, Nur Aini Keruk Rp100 Juta dari Korban

Masa Cuti Melahirkan akan Diberlakukan hingga 2 Tahun bagi Karyawati BUMN yang Berprestasi

http://lokernesia.blogspot.com/2012/06/masa-cuti-melahirkan-akan-diberlakukan.htmlMasa Cuti Melahirkan akan Diberlakukan hingga 2 Tahun bagi Karyawati BUMN yang Berprestasi
Sesuai dengan yang Kami lansir dari FajarOnline, di Jakarta. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan terus menggulirkan ide-ide segar dalam pengelolaan perusahaan. Kali ini, mantan Dirut PLN tersebut mengusulkan perpanjangan masa cuti melahirkan untuk karyawati BUMN yang berprestasi. Yakni, satu hingga dua tahun.

Setelah itu, bisa kembali bekerja lagi,” ujarnya yang langsung disambut tepuk tangan meriah sekitar 200 hadirin yang sebagian adalah perempuan dalam acara BUMN Marketing Day 2012 di Jakarta, Rabu 20 Juni.

Menurut Dahlan, masa depan perusahaan akan ditentukan sosok-sosok muda dan perempuan. “Karena itu, karier yang muda-muda dan perempuan jangan dihambat, justru harus diberi kesempatan. Tolong ini diperhatikan betul,” tegasnya.

Apalagi, kata dia, dirinya pernah membaca sebuah riset yang menyebutkan, dengan semakin banyaknya perempuan yang tampil di perusahaan, kinerja perusahaan tersebut bisa lebih baik. “Apalagi, banyak wanita karier yang hebat-hebat,” katanya.

Namun, berdasar pengamatannya, banyak perempuan karier yang hebat sebelum menikah, masih hebat sesudah menikah, tapi kinerjanya menurun ketika usai melahirkan. “Biasanya memang ada dilema. Naluri keibuannya untuk mengurus anak menjadi prioritas. Akibatnya, banyak wanita karier yang hebat terpaksa berhenti kerja seusai melahirkan,” imbuhnya.

Karena itu, lanjut Dahlan, dirinya memiliki ide bagi perusahaan untuk bisa mempertahankan karyawatinya yang potensial. “Jadi, untuk yang hebat tadi, bisa diberi cuti melahirkan selama satu atau dua tahun,” ujarnya.

Menurut ayah dua anak tersebut, seorang perempuan yang baru memiliki anak biasanya memang sangat ingin merawat buah hatinya, sehingga semangat kerjanya menurun. “Tapi, biasanya setelah dua tahun (seusai melahirkan), banyak yang mulai gelisah kalau hanya tinggal di rumah dan ingin bekerja lagi,” katanya.

Karena itu, sebagai wujud dukungan perusahaan bagi perempuan karier yang tetap bisa menjaga buah hatinya, Dahlan mendorong agar BUMN menyediakan fasilitas ruang perawatan anak di kantor. “Mumpung banyak direksi BUMN di sini, saya mendorong agar ini menjadi gerakan di semua BUMN,” ucapnya.

Tepukan meriah kembali membahana. Di jajaran kursi hadirin, ucapan “Setuju Pak”, “Bagus Pak”, “Betul Pak” meluncur dari puluhan perempuan manajemen BUMN yang hadir dalam acara kemarin.

Menurut Dahlan, ruang perawatan bayi atau balita sudah dipelopori PT PLN. “Kemarin istri saya ke sana, ruang perawatan yang dimulai setahun lalu sekarang masih difungsikan dengan baik. Dalam waktu dekat, Pertamina dan Telkom juga membuat (ruang perawatan). Semoga BUMN yang lain bisa mengikuti,” ujarnya.

Incoming search terms:

  • contoh surat cuti melahirkan pns
  • contoh cara buat surat cuti melahirkan dari bkd
  • tunjangan sertifikasi untuk pns yang cuti melahirkan

Original source : Masa Cuti Melahirkan akan Diberlakukan hingga 2 Tahun bagi Karyawati BUMN yang Berprestasi

5.735 GTT/PTT Solo Tunggu Pencairan Tunjangan

SOLO, suaramerdeka.com - Sejumlah 5.735 Guru Tidak Tetap (GTT) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) Surakarta resah. Pasalnya, tunjangan bagi mereka untuk periode Januari- Juni yang biasanya cair pada awal semester belum juga cair.
Ketua Persatuan Guru Swasta Indonesia (PGSI) Surakarta, Asmuni, mengatakan pada awal tahun guru dan pegawai yang berhak memperoleh tunjangan sudah diminta mengumpulkan berkas-berkas sebagai persyaratannya. Pengumpulan sudah selesai dan diberitahu oleh pihak dinas jika dana akan cair pada akhir Mei.
“Pak Sekda (Sekretaris Daerah) dan dinas sudah meyakinkan jika cair Akhir Mei. Tapi sampai sekarang kok belum juga ada kabar,” kata Asmuni pada wartawan, Senin (4/6).
Dijelaskannya, dari ribuan guru tersebut, sebanyak 3.750 guru berhak mendapat tunjangan fungsional dari APBN yang nominalnya Rp 300 ribu. Sejumlah 185 guru berhak atas tunjangan kesejahteraan dari APBD provinsi dengan nominal Rp 150 ribu, dan 1.800 guru berhak atas insentif dari APBD Kota dengan nominal Rp 100 ribu.
Menurutnya, tunjangan ini biasanya dicairkan per triwulan atau per semester. Meski per semester, lanjutnya, biasanya dicairkan pada awal semester, sehingga uang bisa segera digunakan oleh guru yang berhak menerimanya.
Asmuni mengatakan beberapa guru telah mengeluh sehubunganmisi keterlambatan ini. Mereka berharap PGSI bisa menjadi tangan panjang GTT/PTT untuk menyelesaikan keterlambatan permasalahan ini. “Saya sudah mencoba berkomunikasi dengan dinas, tapi belum juga ada jawaban. Oleh karenanya, saat ditanya guru, saya juga belum bisa jawab,” kata Asmuni.

Sumber : Suara Merdeka

Incoming search terms:

  • ptt dokter 2013
  • www PTTbidan-sulsel2013 com
  • penma kab kediri
  • ptt dokter gigi 2013
  • info kesra gtt terbaru
  • tunjangan kesejahteraan guru no 251/SKB/2015
  • tunjangan kesejahteraan SKB isu benar 251 2014 menkeu mendiknas menpan

Original source : 5.735 GTT/PTT Solo Tunggu Pencairan Tunjangan