Segera umumkan hasil perekaman data tenaga honorer K2 di situs resmi BKN

Lewat tulisan ini saya berharap semoga pemerintah dapat secara cepat menuntaskan segala permasalahan sehubunganmisi tenaga honorer kategori 1 seperti masalah honorer memenuhi kriteria (MK) dan tidak memenuhi kriteria (TMK), tuduhan adannya kecurangan dalam pendataan, honorer siluman dan lain sebagainya. Semoga pemerintah dapat menyelesaikan permasalahan tenaga honorer kategori 1 ini dan dapat memenuhi rasa keadilan masyarakat. Yang berhak jangan sampai terlewatkan, yang memang tidak berhak sebaiknya dianulir. Saya yakin bapak-bapak di BKN tentu sudah punya cara yang jitu untuk proses verval ulang. Untuk tuduhan adanya kecurangan dalam pendataan sebaiknya ada klarifikasi dari pihak pihak yang berkompeten.

Khusus untuk honorer K2, setelah BKN mendapatkan data hasil perekaman honorer sebaiknya datanya segera dipublikasikan di situs resmi BKN biar kalau ada kecurangan dalam pendataan masyarakat bisa langsung melakukan koreksi.

Semoga nasib tenaga honorer K2 banyak yang seberuntung K1 dan dapat diangkat menjadi CPNS dengan mulus meskipun harus melalui tahapan seleksi uji kompetensi dasar sesama honorer.

Yang masih menjadi pertanyaan untuk tenaga honorer K2 adalah apakah semuanya dapat mengikuti seleksi, ataukah hanya tenaga honorer yang kompetensinya sesuai dengan kebutuhan PNS sesuai hasil analisis kebutuhan dan analisis jabatan.

Jika nantinya yang berhak mengikuti uji kompetensi dasar hanya honorer dengan kompetensi tertentu, maka akan dikemanakan honorer K2 yang mempunyai kompetensi yang tidak sesuai dengan kebutuhan PNS. Apakah mereka akan dijadikan Pegawai Tidak Tetap pemerintah dengan gaji PNS terendah. Wallohu Allam.

Semoga tulisan ini menjadi bahan renungan kita bersama dan semoga bermanfaat.

Incoming search terms:

  • cpns k2 kabupaten karanganyar yang telah mendapat nip
  • skb menkeu mendikbud menpan no 251/skb /215
  • skb menkeu mendikbud menpan no 251/2014
  • KABAR GEMBIRA BUAT GURU2 SKB MENKEU MENDIKBUD
  • MENPAN no 215/SKB/2015
  • www menpan no 215/skb/2015 Com
  • sk mempan no 215
  • udd menpan no 251 2015
  • mendikbud menkeu mendikbud 215/skb/2015
  • kapan pelantikan k2 oku timur
  • skb menkeu menpan no 215
  • menkau mendikbud
  • SKB kemenkeu mendikbud menpan
  • menpan 215/skb/2015
  • k2 okut tanpa pelantikan
  • kabar gembira bagi guru2
  • skb no 215/skb/2015 menkeu menpan mendikbud
  • SKB MENKEU/MENDIKBUD DAN MENPAN no 241/skb/2015 tentang gaji sertifikasi
  • kenapa pengumuman ABK bea cukai belum di umumkan
  • SKB MENKAU MENDIKBUD MENPAN NO 251/SKB/2015
  • SKB menkeu mendikbud menpan SKB/251/2014
  • Menkau Mendikbud Menpan N0 251/SKB/2015
  • menkeu mendikbud info guru terpencil desember 2014
  • menpan skb 251/2014
  • menkeu/menpan 251/2014
  • honorer k2 susulan desember 2014 akan selesai
  • GEMBIRA BUAT GURU2 SKB MENKEU MENDIKBUD MENPAN NO 251/SKB/2015
  • daftar nama cpns k2 lahat yang sudah rampung nipnya
  • isi sk menpan no 521/skb/2015
  • www pelantikan k2 pemda dki
  • skb menkeu mendibud menpan no 125 / skb/2015
  • www menpan k2 go id
  • www menpan go id info terkini k2 tidak lulus test
  • Skb menkeu mendikbud menpan no 521/skb/2015
  • Www kabar k2 tahap ke 2 sulteng go id
  • surat keputusan bersama menteri pendidikan keuangan dan menpan kenaikan gajih pns dan guru guru sertifikasi
  • SKB Mendikbud-mendagri dan menpan tentang kesejahteraan guru
  • situs mendapatkan NIP Honorer K2 BKN go id
  • sk bersama mengikut menpan dan menkeu no 251 skb/2014
  • zitus resmi kemenkeu goid kemenkeu abk
  • SK MENKEU MENPAN MENDIKBUD SKB No 251/2014
  • SKB 3 Menteri No 251/2014
  • SKB bersama mendagri menpan menkeu ttg gaji PNS
  • www sk menpan nomor 251/skb/2014
  • skb mendikbud menkeu menpan no 251/2014
  • www bkd kab solok kapan sk k2 keluar terbaru
  • SKB Menkeu menpan mendikbud no 125
  • www apa akan ada pelantikan susulan cpns di oki co id
  • surat keputusan bersama menkeu mendikbud menpan 251/2015
  • surat keputusan menkeu mendikbud no 521

Original source : Segera umumkan hasil perekaman data tenaga honorer K2 di situs resmi BKN

Telat, Usulan Formasi CPNS tak Diproses

JAKARTA, FAJAR – Meski batas waktu pengajuan formasi CPNS reguler untuk kebutuhan mendesak, tenaga pendidik dan tenaga kesehatan sudah berakhir sejak 30 Juni lalu. Namun, beberapa daerah masih tetap memasukkan permohonan.
KEPALA Sub Bagian Publikasi dan Protokol Badan Kepegawaian Negara (BKN), Petrus Sujendro, mengungkap, hingga Senin kemarin, masih ada daerah yang memasukkan usulan formasi kepada Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. “Ditembusan ke kepala BKN,” kata Petrus Sujendro di Jakarta, Senin, 2 Juli.

Terhadap usulan tersebut, pemerintah telah memutuskan untuk tidak memrosesnya tahun ini tapi untuk kebutuhan 2013. Meski begitu, usulan kebutuhan 2013 harus tetap mengacu pada Analisis Jabatan (Anjab), Analisis Beban Kerja (ABK), Peta Jabatan dan Proyeksi Kebutuhan PNS dalam lima tahun.

“Selain itu untuk mengetahui berapa jumlah kebutuhan pegawai suatu daerah, tetap menggunakan pedoman Permenpan-RB Nomor 26 tahun 2011,” tambah Petrus.

Dia menegaskan, masa penundaan sementara penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) atau pause bukan berarti tidak ada penerimaan CPNS. “Pause bukan berarti nol rekrutmen. Tapi pause ada pengecualian tentunya dengan persyaratan yang ketat. Misalnya formasinya terbatas pada tenaga pendidik, tenaga kesehatan, tenaga khusus yang sangat mendesak bahkan termasuk pengangkatan honorer K1. Di samping itu, anggaran belanja pegawai tidak boleh lebih dari 50 persen dari APBD. Jikalau lebih, daerah tersebut tidak dapat diberikan formasi untuk menambah pegawai,” jelas Petrus.

Sementara itu, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Azwar Abubakar, menegaskan, rekrutmen CPNS bukan proyek tahunan. Pasalnya, di daerah sering ditemukan penyimpangan dalam setiap pengadaan CPNS.

“Setiap tahunnya selalu ada laporan kecurangan CPNS. Entah itu kecurangan saat tes CPNS berlangsung maupun saat pengumuman. Tujuannya satu, memanfaatkan situasi untuk mendapatkan keuntungan pribadi,” ujar Azwar di Jakarta, kemarin.

Dia menambahkan, masih adanya pemikiran kalau proses pengadaan CPNS merupakan proyek tahunan, menjadi salah masalah besar dalam manajemen aparatur sipil negara. Di samping rekruitmen CPNS yang masih didasarkan kepada kepentingan politik, pribadi, serta sarat nepotisme dan kolusi.

“Sebenarnya banyak sekali permasalahan yang berkaitan dengan aparatur. Namun yang barrier menonjol di antaranya permainan dalam rekruitmen CPNS, sistem promosi dan rotasi yang tertutup berdasarkan afilisiasi politik, gaji rendah serta tidak adanya pertimbangan terhadap kinerja pegawai,” tuturnya.

Untuk mengatasi masalah rekruitmen dan promosi, lanjut mantan pelaksana tugas Gubernur Aceh ini, pemerintah menerapkan sistem terbuka. Di mana rekruitmen CPNS dilakukan melalui kerja sama dengan konsorsium perguruan tinggi negeri, penggunaan tes komputer (Computer Assestead Test).

Sedangkan promosi aparatur sipil negara dilakukan melalui pengembangan pusat penilaian untuk promosi (pelatihan dan pendidikan), pengembangan sistem promosi terbuka bagi eselon satu dan eselon dua secara nasional. (jpnn)

Sumber : Fajar


Original source : Telat, Usulan Formasi CPNS tak Diproses

Need Production Officer for Freelance at Brand Activation May,2012

Dear agan-agan

Kalo agan berminat, saya punya tawaran buat jadi freelance di kantor saya yang bergerak di bidang Brand Admittance di Jakarta Selatan. Butuh cepet nih gan.

1. Diutamakan laki-laki
2. Berpengalaman di bidang produksi consequence
3. Ahli Microsoft Outrival
4. Bisa membuat monetary proclamation untuk kegiatan consequence
5. Memahami soal top produksi dan bahan-bahannya

Umur ga masalah yang penting bisa kerja di bawah deadline yang sangat ketat.

hehehhehe.. PM gw ya gan :)
Need Production Officer for Freelance at Brand Admittance


Original source : Need Production Officer for Freelance at Brand Activation May,2012

Info CPNS 2012 Provinsi Kalimantan Barat

http://lokernesia.blogspot.com/2012/06/info-cpns-2012-provinsi-kalimantan.htmlInfo CPNS 2012 Provinsi Kalimantan Barat
Sebagaimana yang Kami lansir dari PontianakPost bahwa pemerintah Provinsi Kalimantan Barat belum dapat memastikan jumlah formasi penerimaan calon pegawai negeri sipil yang akan datang. Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kalbar, Robertus Isdius mengatakan pihaknya akan mengundang satuan kerja perangkat daerah untuk melakukan sinkronisasi data kebutuhan pegawai.”Sekarang belum dapat dipastikan jumlah kekurangan pegawai pemprov. Batas akhir perhitungan jumlah kebutuhan pegawai jatuh pada 30 Juni mendatang. Dalam minggu ini kami akan mengundang SKPD untuk sinkronisasi data,” ujar Robertus di Pontianak, kemarin.
Robertus menjelaskan hingga saat ini Pemerintah Provinsi Kalbar belum mendapat surat resmi dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, maupun dari Badan Kepegawaian Negara. Kedua instansi tersebut masih menunggu perhitungan jumlah kebutuhan pegawai dari setiap provinsi, termasuk Kalbar. ”Tetapi kita tetap mengajukan formasi dalam penerimaan CPNS mendatang. Kapan pelaksanaannya, kami belum tahu,” ungkapnya.

Menurut Robertus, beberapa formasi yang diajukan dalam penerimaan CPNS diantaranya tenaga medis. Saat ini Kalbar kekurangan tenaga medis seperti perawat, bidan, maupun dokter. Kekurangan dikarenakan tenaga medis yang ada pindah ke bagian administrasi di Dinas Kesehatan. ”Makanya di Dinas Kesehatan ada kelebihan pegawai. Sebab yang tadinya tenaga fungsional, pindah ke bagian administrasi,” ujarnya.

Ia menuturkan proses pengembalian tenaga fungsional yang telah pindah ke bagian administrasi sulit dilakukan. Penyebabnya, pangkat mereka sudah tinggi dan penyesuaian angka kredit menjadi sulit. ”Kalau tenaga fungsional penyuluh, banyak di kabupaten dan kota. Kami hanya pembinaan saja,” kata Robertus. Ia menambahkan jika penerimaan CPNS dilaksanakan Oktober mendatang, kabupaten dan kota harus berkoordinasi dengan Gubernur agar tidak menimbulkan masalah. ”Informasi terbaru yang kami terila dari Menpan yakni mekanisme penerimaan CPNS akan disempurnakan dengan mengevaluasi masalah yang ada. Jadi kita lihat saja nanti,” ungkapnya.


Original source : Info CPNS 2012 Provinsi Kalimantan Barat

Bengkulu Tak Buka Lowongan CPNS

Bengkulu – Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Bengkulu memastikan, pada 2012 pihaknya tidak ada penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) di lingkungan pemerintah daerah itu.

“Tahun ini tidak ada penerimaan CPNS untuk wilayah Provinsi Bengkulu, diperkirakan kembali dibuka pada 2014 mendatang,” kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Bengkulu Septemelian, di Bengkulu, Senin (21/5).

Ia mengatakan hal itu, usai menghadiri rapat koordinasi bersama jajaran BKD se-Provinsi Bengkulu, membahas masalah penerimaan calon mahasiswa Institut Pemerintahan Dalam negeri (IPDN).

“Masyarakat jangan tertipu jika ada pihak yang menyebut akan ada penerimaan CPNS tahun ini karena memang belum ada sama sekali,” tambahnya.

Saat ini, masih kata dia, jumlah PNS untuk lingkungan Pemprov Bengkulu mencapai lebih dari 7.000 orang dengan beban APBD provinsi mencapai 50 persen. [TMA, Ant]

Sumber Berita : Gatra

Incoming search terms:

  • pembukaan stpdn deli serdang
  • jadwal pendaftaran ipdn riau thn2014
  • pendaftaran ipdn 2014/2015
  • pendaftaran ipdn 2014/2015 bali

Original source : Bengkulu Tak Buka Lowongan CPNS

1.025 Honorer Teranulir Jateng Masuk K2

JAKARTA - Desakan Komisi II DPR RI agar 1.025 honorer Jawa Tengah yang teranulir diangkat CPNS, sulit dilaksanakan pemerintah. Menurut Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Azwar Abubakar, permintaan Komisi II itu ibarat mencabut satu besi dalam pagar kokoh.

“Kalau saya kabulkan permohonannya, sudah pasti daerah-daerah lain akan meminta jatah yang sama. Ya seperti mencabut pagar lah. Kalau satu besinya dicabut, maka akan bolong sehingga semuanya bisa masuk ke dalam,” kata Azwar di Jakarta, Selasa (3/7).

Untuk penyelesaian masalah honorer teranulir di Jateng, lanjutnya, pemerintah akan memasukkan 1.025 orang tersebut ke kategori dua (K2). Itu berarti mereka akan melalui tes sesama honorer untuk menjadi CPNS.

“Kami tidak bisa mengangkat tanpa tes. Jalan yang ditawarkan pemerintah masuk K2 dan dites. Yang lolos bisa jadi CPNS,” tegasnya.

Disadari Azwar, langkah ini akan diprotes honorer maupun DPR. Namun, pemerintah sudah mengangkat 1 jutaan honorer menjadi CPNS, sehingga sudah saatnya memperhatikan pelamar umum.

“Saya harus jadi ayah yang adil. Anak saya bukan hanya honorer tapi juga pelamar umum. Kalau saya hanya mengurus honorer terus, bagaimana dengan pelamar umum. Kapan mereka mendapatkan kesempatan untuk menjadi CPNS kalau jatahnya terus tergerus oleh honorer. Makanya saya sudah menargetkan, masalah honorer dituntaskan hingga 2014,” bebernya. (esy/jpnn)


Original source : 1.025 Honorer Teranulir Jateng Masuk K2

DPR: Berantas Mafia Pengangkatan Honorer Jadi PNS

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Anggota Komisi II DPR dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB), Abdul Malik Haramain, mengatakan, mafia sehubunganmisi PNS tenaga honorer harus diberantas.

”Saya minta Komisi II segera memanggil dan mengevaluasi Kemenpan dan BKN (Badan Kepegawaian Nasional) sehubunganmisi dengan pendataan tenaga PNS honorer,” katanya, Jumat (18/5).

Menurutnya, pendataan tenaga honorer kategori I dan II banyak masalah. Selama ini, banyak pengaduan dari daerah-daerah sehubunganmisi reputation mereka. Sesuai keputusan Panja Honorer Komisi II dengan Kemenpan bahwa tenaga honorer dengan kategori I diangkat secara otomatis sebagai PNS. Sementara kategori II diseleksi sesamanya.

Persoalan yang muncul, lanjut dia, banyak tenaga honorer yang lolos di kategori I ternyata masuk di kategori II. Sementara untuk guru agama ada di bawah koordinasi langsung Kementerian Agama.

”Yang bertanggung jawab sehubunganmisi pendataan honorer adalah Badan Kepegawaian Daerah (BKD). Institusi ini menghimpun data honorer dari satuan kerja atau dinas-dinas di propinsi maupun kabupaten/kota,” papar dia.

Menurut Malik, tidak beresnya pendataan ini disebabkan oleh banyak manipulasi pendataan honorer di level bawah.

”Terjadi kongkalikong antar pejabat di bawah. Petugas tidak konsisten dengan kategori-kategori. Baik kategori I maupun II yang sudah disepakati bersama. Termasuk tahun pengangkatan honorer yang dibuat mundur,” pungkas dia.

Sumber : Republika

Incoming search terms:

  • DAFTAR CALON PESERTA YUDISIUM UT SUMSEL 2014
  • lowongan terbaru UPBJJ-Universitas Terbuka Kupang
  • daftar nama sertifikasi guru UT pekanbaru 2015

Original source : DPR: Berantas Mafia Pengangkatan Honorer Jadi PNS

Pria dan Wanita Sama-sama Konsumtif!

Tak punya uang tunai untuk membayar tagihan belanja atau menjamu relasi di restoran, tak perlu khawatir karena si kartu mungil kartu kredit bisa jadi penolong. Kartu kredit sekarang ini memang seolah jadi andalan untuk memecahkan masalah keuangan, dan menjadi pemuas kebutuhan seseorang untuk membeli semua barang yang diinginkan.
“Kartu kredit sebenarnya adalah media pengganti uang tunai, dan bukan alat untuk menumpuk utang karena pembelanjaan berlebihan,” tukas Steve Marta, All-purpose Administrator Asosiasi Kartu Kredit Indonesia (AKKI) kepada Kompas Female, saat peluncuran situs pengelolaan keuangan di Mall Senayan, Jakarta, Selasa (05/06/2012) lalu.
Pengguna kartu kredit di Indonesia sampai bulan Februari 2012 lalu sudah mencapai 14,5 juta orang. Sedangkan rasio perbandingan perempuan dan laki-laki sebagai pengguna kartu kredit adalah 1:4. “Tapi sekarang ini rasionya sudah semakin kecil, karena para perempuan sudah semakin banyak yang punya kartu kredit,” tukasnya.
Diakui Steve, kartu kredit ini sebenarnya bertujuan untuk mempermudah kehidupan seseorang sehingga tidak perlu membawa uang tunai dalam jumlah yang besar. Selain itu, juga untuk memperkecil risiko kehilangan uang tunai. Sayang, dalam perkembangannya sekarang ini kartu kredit ini justru beralih fungsi menjadi alat untuk memenuhi hasrat belanja, dan kegiatan konsumtif lain yang berakibat pada utang yang menumpuk di bank. Selain itu, banyak juga orang yang menganggap bahwa kartu kredit adalah bagian dari gaya hidup yang modern (sehingga merasa harus memilikinya).
Selama ini perempuan sering dianggap lebih konsumtif, terlihat dari pemakaian kartu kredit yang semakin aktif. Namun, menurut Steve laki-laki dan perempuan sebenarnya memiliki sifat konsumtif yang sama ketika menggunakan kartu kredit. Yang berbeda hanyalah frekuensi penggunaan, dan benda-benda yang dibelanjakan. Perempuan lebih sering menggunakan kartu kredit untuk membeli barang-barang make, sedangkan pria membeli doohickey dan makan di restoran.
Selain itu, perbedaan perilaku perempuan dan laki-laki dalam penggunaan kartu kredit ini terlihat dari frekuensi penggunaan kartunya. Ia mengungkapkan bahwa perempuan lebih sering menggesek kartu kreditnya untuk membeli barang-barang yang diinginkannya. Pria jarang menggesek kartu kredit untuk berbelanja, tapi sekali pakai biasanya mengeluarkan jumlah yang cukup besar. Ibaratnya, dalam satu bulan perempuan bisa menggunakan kartu kredit antara lima sampai tujuh kali untuk membeli barang yang berbeda, sedangkan pria hanya satu kali menggesek namun jumlahnya jauh lebih besar.
Tak salah jika Anda sering menggunakan kartu kredit, namun ingatlah bahwa kartu kedit bukan sumber pendapatan tambahan. “Seharusnya ketika menggesek kartu kredit untuk belanja, Anda juga sudah menyiapkan uang untuk membayar belanjaan ini. Sah saja menggunakan kartu kredit, tapi karena ini bukan kredit umum, Anda harus membuat schooling untuk pembayarannya,” jelasnya.
Selain kedisplinan diri untuk menggunakan kartu kredit dengan bijak, diperlukan juga adanya sistem edukasi dari institusi bank penerbit kartu kredit untuk memberikan petunjuk dalam mengelola penggunaan kartu kredit. “Sebaiknya bank juga tidak hanya mengeluarkan dan menyetujui aplikasi kartu kredit saja, tetapi juga memberikan edukasi pada pengguna agar tidak konsumtif dan kreditnya tidak macet (karena tidak membayar utang),” sarannya.

Incoming search terms:

  • skb no 251/skb/2014

Original source : Pria dan Wanita Sama-sama Konsumtif!

Tahukah Anda? Kebahagiaan bisa Diraih jika Anda Benar-benar Mencintai Pekerjaan Anda

http://lokernesia.blogspot.com/2012/06/tahukah-anda-kebahagiaan-bisa-diraih.htmlTahukah Anda? Kebahagiaan bisa Diraih jika Anda Benar-benar Mencintai Pekerjaan Anda
Kebanyakan orang menganggap mempunyai uang yang banyak bisa membeli apa pun yang ingin dimiliki, termasuk cinta. Hal itu semata-mata untuk kebahagiaan menikmati hidup. Namun, apakah banyak uang bisa membuat Anda bahagia serta dapat mengatasi segala masalah yang ada?

Ternyata, uang bukanlah tujuan utama Anda bekerja. Kebahagiaan dan kepuasan di tempat kerja yang akan menjadi prioritas utama. “Sebagai seseorang yang baru terjun di bidang industri, uang dan reputation menjadi nomor dua untuk saya. Saat ini saya ingin meningkatkan pengetahuan dan keterampilan daripada hanya mengejar uang. Uang tidak bisa membeli kebahagiaan serta kenyamanan saya di tempat kerja,” tutur Ushamrita Choudhury (25 tahun), yang berprofesi sebagai seorang marketing executive.

Hal ini juga diungkapkan oleh psikolog klinis, Neha Patel. “Kini, orang-orang berlomba-lomba untuk bersaing demi pekerjaan dengan gaji besar, tapi tidak menjamin kepuasaan mereka dalam pekerjaan. Hal itu karena tekanan dari berbagai pihak, salah satunya orang tua,” ujar Patel, yang juga berprofesi sebagai hipnoterapis.

Patel pun menambahkan kalau orang yang mementingkan uang dan reputation, kebahagiaannya hanya bersifat sementara. Mungkin sekitar 5 atau 6 tahun sebelum karier mereka benar-benar berakhir. Dari banyak kasus yang pernah ditangani oleh Patel, dia mengungkapkan kalau orang yang bekerja secara profesional di bidang kreatif sering depresi karena kurang merasa puas di tempat kerja.

Dia menjelaskan bahwa kepuasan bekerja dapat mempengaruhi hubungan mereka dengan keluarga dan teman. Bila Anda seperti itu, dia menyarankan agar mengambil waktu untuk menikmati hobi serta kegiatan lainnya secara rutin.

Hampir sama dengan Neha Patel, psikolog Chandni Mehta mengungkapkan fakta bahwa uang dan reputation bisa memotivasi orang untuk mengambil pekerjaan serta membangun karier yang tidak memberikan mereka kepuasan bekerja. Namun, kebahagiaannya cuma sebentar.

Perlahan tapi pasti, orang yang tidak nyaman dengan pekerjaan mereka akan merasa lelah dan frustasi. Untuk itu, Chandni menyarankan agar memilih karier yang memang Anda cintai.
Semoga bermanfaat & salam sukses untuk rekan-rekan sekalian.
Tim LoKerNesia.


Original source : Tahukah Anda? Kebahagiaan bisa Diraih jika Anda Benar-benar Mencintai Pekerjaan Anda

Merekonstruksi Mindset PNS

Sebentar lagi pemerintah membuka rekrutmen calon pegawai negeri sipil (CPNS) baru. Bagi yang berminat melamar formasi ini adalah berita menarik dan sekaligus menggelitik. Apa pasal? Karena, berbicara PNS sama dengan membuka luka lama kita.

Sebagaimana santer diberitakan bahwa hari-hari ini Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi sedang melakukan verifikasi dan validasi data tenaga honorer yang akan diangkat menjadi CPNS sesuai dengan Peraturan Pemerintah No 56 Tahun 2012. (Suara Karya, 02/06/12) PNS adalah sosok pegawai yang diandaikan mampu menjadi pelayan masyarakat. Ia adalah ujung tombak pelayanan publik dan terhadap dirinya-lah ukuran barrier kasat mata, pemerintahan bisa dinilai. Apabila suatu birokrasi dan pemerintahan cenderung berbelit-belit dan cenderun mempersulit pelayanan pada masyarakat maka bisa dipastikan publik akan bisa menilainya bahwa birokrasi tersebut bobrok. Penarikan kesimpulan itu wajar karena PNS inilah yang berada di lapangan dan merekalah yang menjadi teknisi sehari-hari. Kesan bahwa pegawai negeri sangat lamban, gila hormat, haus ‘upeti’ dan mabok amplop tidak bisa kita pungkiri. Merujuk pada data yang dirilis BPS bahwa negara kita dengan penduduk 234 Juta jiwa mepunyai 1,95 persen PNS. Itu artinya, rasio pelayanan PNS terhadap penduduk negara ini adalah 1:7. Hal ini sangat tertinggal jauh dibandingkan negara-negara ASEAN lain yang memiliki rasio pelayanan 1:4 atau bahkan ada yang 1:2. Dari data tersebut, kita tidak bisa serta-merta memutuskan bahwa harus ada penambahan kuota PNS dan harus segera kita gugat pause PNS yang sedang dilakukan pemerintah. Atau, mungkin kita pensiunkan dini saja PNS-PNS yang terbukti tidak maksimal kinerjanya. Namun, sungguh masalah ini tak sesimpel yang kita bayangkan. Berbicara masalah lemahnya etos kerja PNS sama dengan menegakkan benang basah. Kita bisa dengan mudah mendaftari kebobrokan-kebrobokan pegawai negeri kita, tapi masalahnya tentu jika kita bijak menyikapi bukan hal itu yang arif. Yang semestinya kita lakukan adalah mengevaluasi conundrum-conundrum kinerja PNS selama ini, agar dapat kita rumuskan permasalahannya dengan jernih lalu untuk bersama-sama kita rancang formula yang tepat guna menumbuh-kembangkan etos kerja PNS kita. Pertama, Abdul Hamid Ahmad seorang ahli linguistik terkemuka mempunyai sebuah tesis menarik sehubunganmisi hubungan erat antara bahasa yang dituturkan seseorang dengan pola pikir yang dimiliki si penutur bahasa tersebut. Ia berpendapat bahwa terjadi hubungan sintesis antara pola pikir dengan bahasa seseorang. Artinya, bahasa adalah cermin pola pikir itu sendiri. (Abdul Hamid Ahmad, 1977) Maka, istilah-istilah yang dimunculkan oleh seseorang, baik yang tergabung dalam satu komunitas ataupun individu sangat erat, dan tak lepas dari corak dan alur berfikirnya masing-masing. PNS hingga kini dimaknai sebagai ‘pegawai pemerintah’. Sebagai ‘pegawai pemerintah’, setiap gerak-gerik aktivitas tubuhnya diatur oleh atasannya sampai pada Presiden. Padahal, jika kita mau berfikir logis, PNS adalah pegawai negeri. Maka, Ia harus mengabdi kepada pemilik negara tersebut, setiap alur kerjanya tidak untuk apa-apa kecuali semangat untuk mengabdi pada pemilik sah negara, siapa pemilik sah sebuah negara? Yentu adalah rakyat. Maka, jika pola pikir ini disadari, tak ada satu pun PNS ‘berani’ dan memberlakukan semena-mena masyarakat. Pemahaman bahwa PNS adalah pegawai negara yang harus mengabdi pada pemiliknya yakni rakyat sangat sulit dijumpai hari-hari ini, karena mental pegawai kita adalah ABS (Asal Bos Senang), mereka lebih tepat dinamakan pegawai pemerintah. Dan pemerintah bukanlah pemilik negara, Ia hanya valve yang berfungsi untuk mengatur stabilitas negara tersebut. Pemerintah juga idealnya bekerja untuk rakyat walaupun sampai saat ini budaya kita belum bisa mengikis feodalisme pemerintah. Kedua, pola rekrutmentasi PNS, yang kualitasnya sangat buruk. Sudah menjadi rahasia umum bahwa pola rekrutmentasi selalu diwarnai oleh praktik-praktik budaya KKN yang semakin hari semakin me-ngecambah. Ketiga, tak jarang kita menemukan instansi pemerintah tertentu menarik tarif secara terang-terangan guna meloloskan seseorang untuk menjadi PNS. Ini tentu akan menghasilkan PNS berkinerja buruk. Keempat, meminjam analisis Amir Syafrudin bahwa sudah ada shame santai yang menempel di PNS. Di masyarakat, kita masih sangat banyak yang menganggap bahwa PNS itu adalah pekerjaan santai. (Amir Syafrudin, 2012) Dengan anggapan seperti itu maka shame pun mulai terbangun dan celakanya hal ini-lah yang kemudian hari mengkristal menjadi semacam padatan yang menggumpal dan tersemat pada ‘niat’ hampir seluruh orang yang akan mencalonkan diri sebagai PNS. Kelima, longgarnya budaya produktivitas kerja. Ini memang penyakit bangsa kita secara umum yakni produktivitas kerja yang lembek. Bahkan Louis Kraar, pengamat ekonomi Asia selatan mengatakan bahwa Indonesia tinggal menunggu waktu menjadi negara halaman belakang (back yard) bagi negara-negara Asia lainnya jika tidak segera diperbaiki budaya lembek bekerja. (Kraar: 2003)
Di samping kelima alasan di atas adalah satu alasan yang barrier essential yang dimiliki oleh budaya kerja bangsa kita yakni tentang orientasi hasil. Bahwa pola pikir kebanyakan masyarakat kita lebih terkooptasi pada hasil, bukan pada mencintai proses. Padahal mencintai proses adalah prasyarat mutlak untuk mendapatkan hasil yang baik terlebih dalam masalah bekerja. Maka, jika kita tak mencintai proses budaya, kita cenderung menginginkan yang instan asal tujuan dapat dicapai. Ini sungguh sangat berbahaya. ***


Original source : Merekonstruksi Mindset PNS