Honorer Jadi PNS, Waspadai Penipuan

SAMBAS – Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Sambas meminta agar pihak manapun mewaspadai dan tidak mudah percaya terhadap tawaran oknum yang mengatasnamakan BKD, untuk bisa mengangkat guru honorer menjadi pegawai negeri sipil (PNS). Imbauan tersebut disampaikan kepala BKD Sambas, Nurpinarto, melalui Kabid Pengadaan dan Mutasi BKD, Dedi Zulkarnain. Imbauan ini, dijelaskan dia, sehubunganmisi adanya sejumlah kepala sekolah dan guru honorer mendatangi Kantor BKD. Mereka, menurut dia, secara bergantian mempertanyakan kebenaran mengenai pemberkasan dan pengangkatan tenaga guru honorer menjadi PNS dalam beberapa hari terakhir ini. “Mereka mengaku dihubungi oknum tidak bertanggungjawab, mengatasnamakan Badan Kepegawaian Negara (BKN), yang intinya meminta kepada guru honorer menyerahkan pemberkasan dan pengangkatan menjadi PNS ke BKD Sambas. Di BKD Sambas para guru honorer diminta menghubungi Suaibi ke nomor HP 085285563380 serta menemui Iskandar dan Herry,” ungkapnya, Rabu (4/7) ditemui di BKD.

Sementara, menurut Dedi, nama-nama seperti Suaibi, Herry, maupun Iskandar seperti dimaksud, tidak pernah ada di BKD Sambas. “Jelas ini merupakan modus baru oknum tidak bertanggungjawab, yang sasarannya guru honorer dengan iming-iming pengangkatan menjadi PNS,” tegasnya. Tak sampai di situ, kata Dedi, sesuai aduan yang ada, para guru honorer ternyata diminta membayar biaya administrasi sebesar Rp5 Juta.

Namun beruntung calon korban ini tak langsung mengiyakan. Para guru dan kepala sekolah pun langsung mengonfirmasi kebenaran perihal tersebut dengan mendatangi BKD. Ditambahkannya, dari keterangan beberapa kepala sekolah, modus yang dilakukan oknum tersebut adalah dengan menghubungi kepala sekolah dan mempertanyakan berapa jumlah tenaga honorer di sekolah yang dipimpinnya, serta meminta nomor telepon genggam masing-masing guru tersebut. “Nomor HP didapat, oknum ini langsung


Original source : Honorer Jadi PNS, Waspadai Penipuan

Berminat? Kudus Membutuhkan 890 CPNS

REPUBLIKA.CO.ID, KUDUS — Pemerintah Kabupaten Kudus masih membutuhkan sebanyak 890 calon pegawai negeri sipil (CPNS) untuk memenuhi kebutuhan pegawai.
“Dari jumlah tersebut, jumlah tenaga pengajar sebanyak 398 orang, tenaga teknis sebanyak 297 orang dan kesehatan sebanyak 195 orang,” kata Kabid Pengembangan Diklat Pegawai pada Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Kudus, Revlisianto Subekti, di Kudus, Jawa Tengah, Jumat.
Selesainya masa penundaan sementara atau pause penerimaan calon pegawai negeri sipil, kata dia, Pemkab Kudus akan melakukan perekrutan CPNS tahun depan. Hanya saja, pemenuhan kebutuhan pegawai di Kudus tentunya menunggu alokasi dari pusat serta evaluasi kebutuhan riil di Kudus.
Sehubunganmisi dengan keberadaan tenaga honorer di Kabupaten Kudus yang tidak dibiayai, baik oleh APBN maupun APBD, yang berjumlah 277 orang, kata dia, akan menjadi pertimbangan dalam memenuhi kebutuhan pegawai di Kudus nantinya.
“Jika ada peraturan pemerintah (PP) baru yang mengakomodasi tenaga honorer bisa diangkat menjadi CPNS, tentunya akan ada persentase perekrutan dari pendaftar umum maupun dari tenaga honorer tersebut,” ujarnya.
Apabila hingga proses rekrutmen CPNS pada tahun 2013 belum terbit PP soal pengangkatan tenaga honorer yang tidak dibiayai, baik oleh APBN maupun APBD, untuk diangkat menjadi CPNS, maka tidak bisa diikutkan dalam penerimaan CPNS tahun depan. “Kalaupun ingin mendaftar, statusnya hanya pendaftar umum seperti halnya yang lain,” katanya menjelaskan.

Sumber : Republika

Incoming search terms:

  • Berita unimed pskgj nias barat
  • Daftar nilai mahasiswa pskgj unimed 2014 nias barat
  • nasib gtt non k2 bojonegoro 2015

Original source : Berminat? Kudus Membutuhkan 890 CPNS