DPR Sarankan Guru Honorer yang Mau ke Fak-Fak Langsung Diangkat CPNS

JAKARTA – Distribusi guru di Indonesia yang tidak merata menyebabkan banyak wilayah terisolir tidak punya tenaga pendidik. Sebaliknya di wilayah perkotaan justru tenaga guru berlebihan. Akibatnya satu mata pelajaran bisa dipegang oleh dua guru.

“Pendistribusian guru-guru kita kacau balau. Di satu wilayah kekurangan guru, di wilayah lain malah berlebihan,” ujar Gamari Sutrisno, anggota Komisi II DPR RI, di Gedung Senayan, Selasa (3/7).

Dia mencontohkan kondisi anak sekolah di Pegunungan Fak-Fak. Sekolah yang hanya dapat dihitung jari itu sangat kekurangan tenaga guru. “Ada sekolah yang gurunya satu meng-handle beberapa kelas. Ada yang tidak ada sama sekali sehingga banyak anak usia SD sampai SMP tidak bersekolah. Kalau begini terus bagaimana kita bisa

Incoming search terms:

  • tenaga kontrak banpol pp inhil
  • gaji honorer guru siak 2014
  • pencairan insentif guru honor taput tahun 2014
  • info tunjangan daerah kab siak guru honor bulan november dan desember 2014
  • gaji gtt 2 juta tahun 2015
  • Dana intensive 2014 taput
  • insentif paud kerinci
  • gaji honorer paud profinsi riau
  • Kabar insentif dan tunjangan akhir tahun di riau atau inhil
  • gaji guru wiyata kabupaten semarang
  • insentif guru honor kukar 2014 triwulan keempat kapan cair
  • Tunjangan sertifikasi tahap 4 tahun 2014 untuk guru pns pemko medan apakah sudah cair??
  • umk guru bakti juni-desember kapan cair
  • kontrak guru bantu riau 2015
  • Tunjangan insentif guru honor kab sikka tahun 2014
  • nasib guru honor kukar
  • Pembayaran tunjangan guru diinhil 22 desember 2014
  • insentif paud kabupaten pringsewu
  • insentif guru honor kukar 2015
  • kapan thl tbpp otomatis p3k
  • insentif apbd guru sumut
  • info insenda kotabaru 2015
  • Insentip paud kab karimun thn 2015
  • Insentip guru paud kab karimun 2015
  • Kapan cair tht guru dan insintif guru honor kab inhil riau ta 2014
  • UMR bagi tendik paud
  • nasib guru honor 2015 kukar
  • nasib guru wiyata bhakti di era jokowi
  • daftar nama penerima intensif paud kubu raya
  • nasib guru honorer taput tahun 2015
  • daftar nama penerima insentif pusat guru paud 2014 kab kubu raya kal-bar
  • bagaimana gaji guru honorer non K1 dan K2 kab morowali 2015
  • kpn guru honordi bekasi jadi pns?
  • Dana insentip yg keluar utk kabupaten batu bara 2014 siapa2 nama nya
  • insentif guru desa terpencil taput
  • insentif apbd guru honor medan 2014 belum cair
  • gaji guru paUd di kabupaten siak tahun 2014
  • info keluarnya tunjangan guru inhil riau di desember 2014
  • berita dana insentif untuk MI di pasuruan tahun 2014 bulan desember
  • tunjangan fungsional guru honorer desember 2014 wilayah cikarang bekasi
  • skb 3mentri ttg guru wiyata
  • gaji guru honda des 2014 kab siak
  • gaji guru honorer kab siak november dan desember 2015
  • kesra guru 2015
  • bantuan gubsu untuk guru non sertifikasi
  • Kapan Dana insentif untuk guru honorer SD di inhil dicairkan
  • maksimal wiyata bakti berapa bulan mendapatkan tunjangan guru honor kabupaten cilacap 2014
  • Thn 2015 apakah insentif kab karimun kepri naik
  • benarkh pencabutan tunjangan sertifikasi guru 2015
  • kapan cair dana serifikasi non pns diknas polman

Original source : DPR Sarankan Guru Honorer yang Mau ke Fak-Fak Langsung Diangkat CPNS

Honorer K2 Pemalang Tuntut Kepastian

Honorer K2 Pemalang Tuntut Kepastian



Ratusan pegawai honorer kategori 2 (K2) yang tergabung dalam Forum Honorer Indonesia (FHI) Kabupaten Pemalang, Kamis (11/4), mendatangi DPRD setempat. Kedatangan mereka bertujuan untuk bermediasi sehubunganmisi tuntutan mereka agar segera diangkat menjadi pegawai negeri sipil (PNS).
 
Ketua FHI Ruslan Abdul Goni mengatakan, selama ini  tenaga honorer terutama guru honorer terabaikan kepastian hukumnya. Termasuk para guru honorer ini mengalami perlakuan diskriminatif antara guru berkualifikasi dalam memperoleh tunjangan non PNS. Mereka juga menilai adanya kontroversi antara kebijakan daerah dengan PP tahun 2012.

“Tidak berimbang antara jujmlah guru PNS denan jumlah peserta didik. Menurut standar proses Permendiknas No. 41 tahun 2007 bahwa setiap SD/MI jumlah maksimal peserta didik adalah 28 perrombel,” ujarnya.
 
Dijelaskannya bahwa rata-rata masa kerja atau pengabdian guru honorer dan guru tidak tetap lebih dari 8 tahun. Sementraa tingkat kesejahteraannya masih jauh dari nstandar upah regional atau upah smallest kabupaten.
 
“Tugas kita sama seperti guru PNS baik beban jam mengajar maupun beban administrasi. Pada honorer instansi kesehatan tidak ada distinction dari instansinya,” tambah dia.
 
Dengan permasalahan tersebut, dia memohon, pemda memberikan kepastian hukum kepada mereka dengan menuntaskan tenaga honorer kategori 2 itu menjadi PNS dalam  kurun waktu sampai tahun 2014. Dalam rekrutmen CPNS, pintanya, diharapkan lebih mengutamakan tenaga honorer yang telah masuk dalam item tenaga honorer kategori 2.
 
Kedatangan mereka diterima Komisi A yang dipimpin Drs Martono. Menanggapi tuntutan para tenaga honorer itu, Anggota Komisi A Drs H Wahyudi mengatakan, komisinya beberapa waktu lalu melakukan pendampingan terhadap tenaga honorer di Menpan dan BKN.
 
“Memang PP tersebut diskrimintaif, untukk guru honorer dan tenaga honorer lain termasuk yang bukan pendidikan harapannya dapat menjadi catatan untuk eksekutif (BKD),” jawabnya.
 
Sementara Bagong Yoyok SH, anggota komisi A lainnya, berharap kepastian hukum bagi K2 dapat diakomodasi sesuai permintaan K2. Berdasar aturan, lanjut dia, honorer yang dibiayai APBN dan APBD merupakan kategori 1, sementara yang di luar itu berarti kategori 2. “Sudah dibiayai pemda kok masih kategori 2. Bukan di kategori 2 jika dibiayai oleh APBN dan APBD,” kilah dia. (him) sumber: jpnn.com


Info: Pemerintah akan melakukan penerimaan CPNS 2013 sebanyak 70.000 orang. Persiapkan diri Anda dengan mempelajari contoh soal-soal CPNS yang sudah teruji dari tahun ke tahun meloloskan peserta ujian CPNS. Silakan Dapatkan Contoh Soal-soal CPNS Terbaru disini








JANGAN LUPA INFORMASI CPNS 2013 LAINNYA BISA ANDA LIHAT

DISINI


Contoh Soal CPNS 2013 GRATIS Bisa Anda Download di Bawah Ini


[DOWNLOAD DISINI]








Original source : Honorer K2 Pemalang Tuntut Kepastian

Temui Ahok, Kadis Pendidikan DKI Bahas Nasib Guru Honorer

Jakarta – Kepala Dinas Pendidikan DKI Taufik Yudi Mulyanto hari ini bertemu dengan Wakil Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Mereka membahas nasib reputation guru honorer menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).

“Kita bicarakan pertama memperjuangkan guru honorer untuk menjadi PNS,” kata Taufik kepada wartawan usai rapat dengan Ahok di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Rabu (7/11/2012).

Taufik mengatakan, saat ini perubahan reputation guru honorer menjadi PNS masih dalam proses. Menurutnya, para guru honorer tersebut masuk dalam kategori 2, yakni guru yang mengajar di sekolah negeri sejak tahun 2005 dan tahun sebelumnya. Proses ini terus berlanjut dan masih menunggu kebijakan dari Menteri Pemberdayagunaan dan Aparatur Nengara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN RB).

“Bagaimana kelanjutannya menunggu kebijakan MenPAN RB,” ucap Taufik.

Selain masalah reputation, Taufik juga membicarakan insentif yang diterima guru honorer. Saat ini lanjut Taufik, guru honorer mendapat insentif sebesar Rp 400 ribu untuk 3 bulan, yakni bulan Oktober, November dan Desember 2012. Menurutnya tahun depan insentif untuk guru honorer harus diprogramkan lagi.

“Saat ini diberikan kepada guru honorer yaitu guru non PNS untuk sekolah negeri. Besarnya Rp 400 ribu per bulan itu sejak Oktober, November sampai Desember. Dan tahun depan harus diprogramkan kembali,” ujarnya.

Taufik menambahkan kebutuhan PNS di DKI sangat banyak, oleh karena itu dibutuhkan pendekatan kesejahteraan untuk memenuhi kebutuhan ini.

“Kebutuhan PNS di DKI kan banyak, 38.000an pertahun dan sejak 2010 rata-rata pensiun 1000an. Pendekatan berikutnya adalah kesejahteraan,” ucap Taufik.

Sumber : detik news


Original source : Temui Ahok, Kadis Pendidikan DKI Bahas Nasib Guru Honorer

Guru Honorer Segera Diangkat

JAKARTA–MICOM: Menteri Pendidikan dan Kebudayaan M.Nuh mengabarkan berita baik bagi guru honorer. Ia mengatakan Kemendikbud sedang menyiapkan PP tentang pengangkatan guru honorer.

“Begitu PPnya selesai, akan ada pengangkatan,” ujarnya di Kantor Kemendikbud, Selasa (2/5).

M Nuh mengungkapkan guru honorer nantinya akan diidentifikasikan menjadi 2 kelompok berdasarkan kualitas. Kualitas pertama adalah yang tinggal mengikuti ujian administratif, kualitas kedua adalah yang harus ujian kompentensi kembali.

“Kami tidak ingin guru yang ada tidak memenuhi standar,” imbuhnya. (*/X-13)

Sumber : Media Indonesia


Original source : Guru Honorer Segera Diangkat

Honorer Jadi PNS, Waspadai Penipuan

SAMBAS – Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Sambas meminta agar pihak manapun mewaspadai dan tidak mudah percaya terhadap tawaran oknum yang mengatasnamakan BKD, untuk bisa mengangkat guru honorer menjadi pegawai negeri sipil (PNS). Imbauan tersebut disampaikan kepala BKD Sambas, Nurpinarto, melalui Kabid Pengadaan dan Mutasi BKD, Dedi Zulkarnain. Imbauan ini, dijelaskan dia, sehubunganmisi adanya sejumlah kepala sekolah dan guru honorer mendatangi Kantor BKD. Mereka, menurut dia, secara bergantian mempertanyakan kebenaran mengenai pemberkasan dan pengangkatan tenaga guru honorer menjadi PNS dalam beberapa hari terakhir ini. “Mereka mengaku dihubungi oknum tidak bertanggungjawab, mengatasnamakan Badan Kepegawaian Negara (BKN), yang intinya meminta kepada guru honorer menyerahkan pemberkasan dan pengangkatan menjadi PNS ke BKD Sambas. Di BKD Sambas para guru honorer diminta menghubungi Suaibi ke nomor HP 085285563380 serta menemui Iskandar dan Herry,” ungkapnya, Rabu (4/7) ditemui di BKD.

Sementara, menurut Dedi, nama-nama seperti Suaibi, Herry, maupun Iskandar seperti dimaksud, tidak pernah ada di BKD Sambas. “Jelas ini merupakan modus baru oknum tidak bertanggungjawab, yang sasarannya guru honorer dengan iming-iming pengangkatan menjadi PNS,” tegasnya. Tak sampai di situ, kata Dedi, sesuai aduan yang ada, para guru honorer ternyata diminta membayar biaya administrasi sebesar Rp5 Juta.

Namun beruntung calon korban ini tak langsung mengiyakan. Para guru dan kepala sekolah pun langsung mengonfirmasi kebenaran perihal tersebut dengan mendatangi BKD. Ditambahkannya, dari keterangan beberapa kepala sekolah, modus yang dilakukan oknum tersebut adalah dengan menghubungi kepala sekolah dan mempertanyakan berapa jumlah tenaga honorer di sekolah yang dipimpinnya, serta meminta nomor telepon genggam masing-masing guru tersebut. “Nomor HP didapat, oknum ini langsung


Original source : Honorer Jadi PNS, Waspadai Penipuan

Inilah Syaratnya agar Guru Honorer Diangkat Jadi CPNS

http://lokernesia.blogspot.com/2012/07/inilah-syaratnya-agar-guru-honorer.htmlInilah Syaratnya agar Guru Honorer Diangkat Jadi CPNS
Proses distribusi guru di Indonesia yang tidak merata menyebabkan banyak wilayah terisolir tidak punya tenaga pendidik. Sebaliknya di wilayah perkotaan justru tenaga guru berlebihan. Akibatnya satu mata pelajaran bisa dipegang oleh dua guru.

“Pendistribusian guru-guru kita kacau balau. Di satu wilayah kekurangan guru, di wilayah lain malah berlebihan,” ujar Gamari Sutrisno, anggota Komisi II DPR RI, di Gedung Senayan.

Dia mencontohkan kondisi anak sekolah di Pegunungan Fak-Fak. Sekolah yang hanya dapat dihitung jari itu sangat kekurangan tenaga guru. “Ada sekolah yang gurunya satu meng-handle beberapa kelas. Ada yang tidak ada sama sekali sehingga banyak anak usia SD sampai SMP tidak bersekolah. Kalau begini terus bagaimana kita bisa

Incoming search terms:

  • tendikjemberblogspot com
  • tendikjember

Original source : Inilah Syaratnya agar Guru Honorer Diangkat Jadi CPNS

Kasus Honorer Siluman di Kemenag Nagan Mulai Diusut

TRIBUNNEWS.COM, MEULABOH - Kasus dugaan honorer siluman bukan saja mencuat di jajaran Pemkab Aceh Barat. Kasus guru honorer diduga siluman ternyata juga terjadi di jajaran Kemenag Kabuparen Nagan Raya. Polisi setempat dilaporkan mulai mengusut kasus tersebut.
Koordinator Solidaritas untuk Anti Korupsi (SuAK) Aceh, T Nefa Firdaus menjawab Serambi, Minggu (24/6/2012) di Meulaboh, menyatakan dukungan terhadap mulai diusutnya kasus honorer siluman di jajaran Kemenag Nagan Raya yang pernah dilaporkan oleh sejumlah guru dengan jumlah honorer siluman sebanyak lima orang.
“Harapan kita siapapun terlibat dalam kasus itu harus bertanggung jawab dengan hukum,” harap Neta.
Seperti diberitakan Serambi, Rabu (22/5/2012), sejumlah guru honorer di Nagan Rayamelaporkan, sebanyak lima honorer di jajaran Kemenag Nagan Raya, diduga melakukan manipulasi data guna diangkat menjadi pegawai negeri sipil melalui jalur pemutihan.
Dalam surat laporan yang ditandatangani masing-masing Suwardi SPd, Zulchairal SPdi, Ebi Saputra SPdi, Yusmanidar AMa, Darni Ama, Bayani AMa, Nurhayati AMa, serta Ros Effan Ama, disebutkan bahwa berdasarkan data yang ada, lima orang yang lulus baru-baru ini terindikasi fiktif dan siluman, karena sama sekali tidak pernah bertugas di jajaran Kemenag Nagan Raya.
Adapun kelima honorer diduga siluman menurut laporan para guru tenaga kontrak tersebut, masing-masing berinisial EA, tempat tanggal lahir Medan, 30 Juni 1981 dengan pendidikan DII PGSD (tidak pernah distinction). Kedua, berinisial Bus, tempat tanggal lahir Nagan Raya, 5 Juni 1979 pendidikan MA jurusan IPS (tidak pernah distinction).
Ketiga, berinisial HS, tempat tanggal lahir Nagan Raya, 1 Februari 1981, pendidikan MA (honorer 2009). Keempat, Tau, tempat tanggal lahir Nagan Raya 1 Januari 1984, pendidikan MTsN (tidak pernah distinction). Kelima, Mur, tempat tanggal lahir 9 April 1978, pendidikan terakhir MA (bukan honorer 2005 dan diduga melakukan manipulasi data).
“Polisi harus mengusut kasus ini, karena sangat merugikan para guru honorer lainnya. Karena masih banyak guru yang sudah lama bertugas namun malah tak diangkat. Sedangkan tenaga honorer fiktif malah diangkat,” kata Ebi Saputra selaku perwakilan para guru.

Sumber : Tribun News

Incoming search terms:

  • informasisidang banding mempan ke MA K1 bangkalan 2015
  • info k2 kab bgor

Original source : Kasus Honorer Siluman di Kemenag Nagan Mulai Diusut

Ketua DPRD Karanganyar Dukung Guru Honorer ke BKN

KARANGANYAR, suaramerdeka.com - Ketua DPRD Kabupaten Karanganyar Sumanto meminta agar nasib para guru honorer segera dipertanyakan kepada pemerintah pusat. Ketua DPRD juga sudah meminta agar Sekretaris Daerah (Sekda) Karanganyar Samsi dan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Suwarno, beserta Komisi I DPRD serta perwakilan guru honorer untuk berangkat dan meminta kejelasan reputation kepada Badan Kepegawaian Nasional (BKN).
Berdasarkan data dari 196 guru honorer yang ada di Kabupaten Karanganyar, baru 46 orang yang sudah mendapat kepastian bisa segera diangkat menjaaci CPNS, sedangkan sisanya tidak jelas sampai sekarang. “Kami memberikan dukungan kepada para guru honorer yang mempertanyakan reputation ke BKN di Jakarta,” tandas Sumanto ketika ditemui di Gedung DPRD setempat.
Dia mengemukakan, sebelumnya sudah memanggil BKD Karanganyar, namun hasilnya ternyata mentok terganjal aturan dari BKN di Jakarta. Wakil rakyat dari PDIP itu mengungkapkan, kepergian para guru honorer baik yang masuk dalam Kategori 1 (K1) atau pun Kategori 2 (K2) adalah mempertanyakan reputation dan nasib mereka. Mengingat keputusan atau kewenangan tentang nasib mereka menjadi ranah pemerintah pusat melalui BKN pusat.
“Dari ratusan guru honorer yang ada di Karanganyar, banyak sekali di antara mereka yang sudah mengabdi bertahun-tahun,” tandasnya.
Sesuai Peraturan Pemerintah (PP) 48/2005 tentang Pengangkatan Tenaga Honorer menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), masa kerja tenaga honorer yang bisa diangkat adalah smallest satu tahun sejak Januari 2005. Namun yang terjadi di Kabupaten Karanganyar, banyak reputation guru honorer yang sudah mengabdi hingga puluhan tahun tidak jelas sampai sekarang.

Sumber : Suara Merdeka

Incoming search terms:

  • Pelantikan cpns K2 Muba
  • nip k2 muba
  • pengumuman spb yang diterima dikaranganyar

Original source : Ketua DPRD Karanganyar Dukung Guru Honorer ke BKN

Data Honorer Diduga Siluman, 63 Guru Dicoret

MEDAN-Hasil keputusan rapat validitasi data guru honorer di Komisi A dan B DPRD Kota Medan bersama Disdik Medan, Inspektorat dan BKD Pemko Medan, di ruang Banggar DPRD Medan, memutuskan 63 data guru honorer dicoret akibat ada kejanggalan, seperti tidak lengkapnya data dan kemungkinan adanya rekayasa.
Ketua Komisi B DPRD Medan, Surianda Lubis yang dikonfirmasi wartawan usai rapat menjelaskan, beberapa permasalahan yang mengakibatkan data-data guru honorer tersebut dicoret

Incoming search terms:

  • disdik_morowali@yahoo com

Original source : Data Honorer Diduga Siluman, 63 Guru Dicoret