Pengertian Embriologi dan Manfaatnya

Pengertian Embriologi dan Manfaatnya – Mungkin kata embriologi masih asing bagi kalian semua termasuk para pelajar dan mahasiswa atau bahkan guru sekalipun. Maka dari itu saya akan berbagi informasi tentang pengertian embriologi dan juga manfaatnya. Apa itu Embriologi ?? Embriologi adalah spesialisasi medis yang berkaitan dengan studi tentang pertumbuhan dan perkembangan embrio dan janin selama kehamilan, dari pembuahan sel telur sampai kelahiran.

Embriologi adalah ilmu yang mempelajari tentang embrio, sedangkan Embrio sendiri adalah sesuatu yang masih dalam perkembangan awal. Tingkat perkembangan awal yang dimaksud adalah apabila bentuk, struktur maupun fungsinya belum mirip/serupa dengan bentuk dasar individu dewasa.

Pengertian Embriologi dan Manfaatnya

Ruang lingkup dari ilmu embriologi meliputi organ reproduksi, sistem reproduksi, gametogenesis, fertilisasi awal, fertilisasi akhir, embriogenesis, blastulasi, gastrulasi, organogenesis, neurulasi, selaput ekstra embrional dan teratologi. Sebagai salah satu disiplin ilmu, embriologi telah memiliki sub disiplin ilmu yang lebih khusus, meliputi Discriptive Embriologi, Comparative Embriologi, Experimental embriologi.

Manfaat/kegunaan embriologi adalah :

1. Memberikan pengertian tentang organ dan jaringan yang berbeda, berkembang dari suatu sel tunggal (zigot). Embriologi berperan membantu mengungkapkan rahasian keturunan, penentuan sek.

2. Membantu memberikan gambaran perkembangan lapisan-lapisan yang berhubungan dengan fetus dan ibu.

3. Membantu memberikan gambaran adanya struktur yang rudimenter dalam suatu perkembangan.

4. Membantu memberikan gambaran mengenai perkembangan habitual dan perkembangan abnormal. 


Original source : Pengertian Embriologi dan Manfaatnya

Pengertian Ekosistem

Pengertian Ekosistem – Materi biologi ini patut anda pahami, mengingat pentingnya ekosistem di lingkungan kita. Materi kelas XI SMA IPA ini salah satunya ada yang membahas tentang ekosistem. Nah kampus-info kali ini akan membahas tentang pengertian ekosistem. Ekosistem adalah hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungannya. Selain pengertian tersebut yang telah disebutkan, ekosistem sebenarnya memiliki pengertian yang cukup banyak,diantaranya ekosistem berarti suatu kesatuan ekologi yang lengkap.

Banyak sekali pengertian pengertian ekosistem yang lain misalnya ekosistem yaitu keanekaragaman suatu komunitas dan lingkungannya yang berfungsi sebagai satu kesatuan ekologi dalam alam. Ekosistem juga diartikan sebagai komunitas organik yang terdiri dari tumbuhan dan hewan bersama dengan habitatnya.

Pengertian Ekosistem

Jadi pengertian ekosistem adalah sistem ekologi yang terbentuk dari hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungannya yang tak terpisahkan.

Untuk urutannya bisa anda lihat sebagai berikut :

Individu – Populasi – Komunitas – Ekosistem – Biosfer

1.Individu

Pengertian individu adalah satu makhluk hidup tunggal. Contohnya seekor burung anis merah, seekor gajah, dan yang lainnya.

2.Populasi

Pengertian populasi adalah sejumlah individu dari satu jenis tertentu yang berada dalam suatu jenis tertentu yang berada dalam suatu tempat tertentu dan dapat saling menghasilkan keturunan. Sebagai contoh dalam suatu perternakan ada beberapa kambing maka disebut dengan populasi kambing.

3.Komunitas

Pengertian komunitas adalah seluruh populasi yang hidup bersama dan menempati suatu lingkungan tertentu. Sebagai contoh adalah dalam suatu kebun terdapat populasi serangga, populasi cacing, dan populasi pohon rambutan. Maka semuanya itu disebut sebagai suatu komunitas.

4.Biosfer

Definisi biosfer adalah keseluruhan ekosistem yang ada di muka bumi ini (darat, air, dan udara)

Pada dasarnya ekosistem terbentuk dari 2 komponen, yaitu biotik dan abiotik.

1. Komponen biotik
Komponen biotik suatu ekosistem merupakan komponen yang terdiri dari organisme yang dikelompokkan sebagai berikut.

a Berdasarkan cara memperoleh makanan
Organisme autotrop, merupakan organisme yang dapat mengubah bahan anorganik menjadi organik (dapat membuat makanan sendiri). Organisme autotrop dibedakan menjadi dua tipe.

  • Fotoautotrop adalah organisme yang dapat menggunakan sumber energi cahaya untuk mengubah bahan anorganik menjadi bahan organik. Contohnya tumbuhan hijau.
  • Kemoautotrop adalah organisme yang dapat memanfaatkan energi dari reaksi kimia untuk membuat makanan sendiri dari bahan organik. Contohnya bakteri nitrit dan nitrat

Organisme heterotrop, adalah organisme yang memperoleh bahan organik dari organisme lain. Contohnya hewan, jamur dan bakteri non autotrop.

b. Berdasarkan kedudukan fungsional dalam ekosistem (Hidey-hole)

  • Produsen, semua organisme autotrop.
  • Konsumen, semua organisme heterotrop. Contohnya karnivora, herbivora dan omnivora.
  • Pengurai atau perombak, organisme yang mampu menguraikan organisme mati menjadi mineral atau bahan anorganik kembali. Contohnya bakteri dan jamur.
  • Detritivora, organisme yang memakan bahan organik dan diubah menjadi partrikel organik yang lebih kecil strukturnya. Contohnya cacing tanah dan kumbang kotoran.


2. Komponen abiotik
Komponen abiotik suatu ekosistem merupakan keadaan fisik dan kimia yang menyertai kehidupan organisme sebagai standard dan substrat kehidupan. Komponen ini terdiri dari segala sesuatu tak hidup dan secara langsung sehubunganmisi pada keberadaan organisme, antara lain sebagai berikut.

a. Tanah
Tanah berperan penting bagi tumbuhan, hewan, dan manusia, sebagai tempat tumbuh dan hidupnya tanaman, melakukan aktivitas kehidupan, tempat berlindungnya hewan tertentu seperti tikus dan serangga, serta sumber nutrisi bagi tanaman.

Kondisi tanah ditentukan oleh derajat keasaman (pH) tanah, tekstur atau komposisi tanah yang mempengaruhi kemampuan tanah terhadap penyerapan air, garam mineral dan nutrisi yang sangat penting bagi tanaman.

b. Air
Semua organisme hidup tidak dapat lepas dari ketergantungannya terhadap air. Air diperlukan organisme dalam jumlah yang sesuai dengan kebutuhannya, tergantung dari kemampuannya menghemat penggunaan air. Organisme yang hidup pada habitat kering umumnya memiliki cara penghematan air.

Keadaan air sangat ditentukan oleh faktor-faktor berikut.

  • Salinitas atau kadar garam bagi organisme yang hidup pada habitat air sangat berpengaruh.
  • Curah hujan mempengaruhi jenis organisme yang hidup pada suatu tempat.
  • Penguapan mempengaruhi adaptasi tanaman pada tempat tertentu.
  • Arus air mempengaruhi jenis hewan dan tumbuhan yang dapat hidup pada habitat air tertentu.

c. Udara
Udara sangat penting bagi kehidupan organisme. Sebagaimana manusia membutuhkan udara untuk bernapas. Kondisi udara pada suatu tempat sangat dipengaruhi oleh hal-hal sebagai berikut.

  • Cahaya matahari, sangat penting untuk laju proses fotosintesis tumbuhan hijau untuk memberikan pasokan oksigen ke lingkungan.
  • Kelembaban, merupakan kadar air yang terdapat di udara yang mempengaruhi kecepatan penguapan dan kemampuan bertahan hewan terhadap kekeringan.
  • Angin, berpengaruh terhadap tumbuhan dalam hal logic perakaran dan penyerbukan tanaman.

d. Topografi
Topografi merupakan variasi letak suatu tempat di permukaan bumi ditinjau pada ketinggian dari permukaan air laut, garis bujur, dan garis lintang. Perbedaan topografi menyebabkan jatuhnya cahaya matahari menjadi berbeda, menyebabkan suhu, kelembaban, dan tekanan udara maupun pencahayaan juga berbeda. Hal ini yang mempengaruhi persebaran organisme.

e. Iklim
Iklim merupakan kombinasi berbagai komponen abiotik pada suatu tempat, seperti kelembaban udara, suhu, cahaya, curah hujan dan lain-lain. Kombinasi abiotik ini berkaitan dengan kesuburan tanah dan komunitas tumbuhan pada suatu tempat.

Pengertian Ekosistem

Itulah materi ekosistem yang pernah saya pelajari dahulu waktu sma. Jadi setiap anda Sekolah ditingkat SMA andapun pasti akan mendapatkan materi ini jika masuk di Jurusan IPA. Dan Bahkan ketika anda mendaftar SBMPTN 2014 pun soal soalnya tidak lepas dari materi ekosistem. Pelajari dengan sungguh sungguh materi ekosistem ini. Semoga bermanfaat.


Original source : Pengertian Ekosistem

Pengertian Definisi Litosfer dan Apa Itu Pedosfer ?

Pengertian Definisi Litosfer dan Apa Itu Pedosfer ? – Kita akan membahas sedikit lebih dalam tentang materi Geografi, yaitu tentang Litosfer dan Pedosfer. Apa itu Litosfer dan Apa itu pedosfer nanti setelah saya sort-out artikel ini harapannya pembaca jadi bisa membedakan antara Litosfer dan pedosfer. Sebenarnya litosfer dan pedosfer sama sama lapisan bumi barrier atas. Namun keduanya mempunyai pengertian masing masing. Jadi kampus info akan menjabarkan satu persatu dari Litosfer dan Pedosfer.

Pengertian Litosfer | Definisi Litosfer | Apa Itu Lihosfer ?

Litosfer merupakan bagian luar bumi yang berfungsi sebagai pembungkus. Litosfer berasal dari kata lithos yan artinya batuan dan sphere yang artinya lapisan. Unsur penyusun litosfer adalah oksigen (46,6%), silikon (27,7%), aluminium (8,1%), besi (5%), kalsium(3,6%), natrium (2,8%), dan magnesium (2,1%).
Litosfer disebut juga sebagai lapisan kulit bumi. Kulit Bumi ini tidaklah merata.
Bumi terdiri dari tiga lapisan, yaitu inti, mantel, dan kerak.

Pengertian Litosfer | Definisi Litosfer | Apa Itu Lihosfer ?

a. Inti Bumi (Terdiri dari Besi dan Nikel)
Inti Bumi mempunyai jari-jari ±3.450 km, dengan number
kurang dari 20% number bumi. Inti bumi ada dua yaitu inti
dalam dan inti luar.
b. Mantel
Mantel adalah lapisan bumi yang mempunyai ketebalan ±2.900
km, suhu ±1.500˚C-3.000˚C, serta tersusun oleh batuan yang
amengandung silikat dan magnesium.
c. Kerak Bumi
Ada dua macam kerak bumi, yaitu kerak benua dan kerak
samudra. Kurang lebih 65% kerak bumi merupakan kerak
samudra.

Manfaat Litosfer

Litosfer merupakan tempat melakukan aktifitas bagi manusia serta makhluk hidup lainnya.
Manfaat tersebut antara lain sebagai berikut.

  1. Untuk kebutuhan industri, seperti industri elektronika, industri peralatan rumah tangga, industri bahan bangunan, maupun industri kendaraan bermotor dapat memanfaatkan unsur besi dan aluminium.
  2. Dalam lapisan litosfer banyak terkandung berbagai mineral, seperti intan, emas, perak, dan lain-lain.
  3. Unsur uranium meskipun dalam jumlah yang sedikit dan terbatas dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi dan pembuatan bahan peledak.
  4. Dalam kegiatan pertanian juga memanfaatkan unsur pada litosfer seperti pupuk buatan berupa NPK (nitrogen, phosphat, dan kalium). 

Pedosfer
Pengertian Pedosfer | Definisi Pedosfer | Apa Itu Pedosfer ?
Pedosfer adalah lapisan barrier atas dari  permukaan bumi tempat berlangsungnya proses pembentukan tanah. Secara sederhana pedosfer diartikan sebagai lapisan tanah yang menempati lapisan bagian barrier atas dari litosfer.

Pengertian Pedosfer | Definisi Pedosfer | Apa Itu Pedosfer ?

Original source : Pengertian Definisi Litosfer dan Apa Itu Pedosfer ?

Materi Biologi SMA Kelas X Semester 1 dan 2

- Kali ini kampus-info akan memberikan materi buat anak anak SMA khususnya kelas X mata pelajaran Biologi. Bagi yang membutuhkan materi Biologi semester 1 dan 2 maka disinilah anda bisa belajar sekaligus mendownload materinya. Langsung aja saya berikan Materi Biologi SMA Kelas X Semester 1 dan 2


Materi Biologi SMA Kelas X Semester 1 dan 2
Semester I

Bab I Biologi bagi Kehidupan [DOWNLOAD]
A. Objek Biologi
B. Cabang-cabang Biologi
C. Peran Biologi
Bab II Virus [DOWNLOAD]
A. Virus Organisme Aseluler
B. Struktur, Bentuk, dan Ukuran Virus
C. Klasifikasi Virus
D. Perkembangbiakan Virus
E. Peranan Virus bagi Kehidupan
Bab III Archaeobacteria dan Eubacteria
A. Prokaryot
B. Archaeobacteria
C. Eubacteria (Bakteri)
D. Bakteri dan Manusia
Bab IV Protista
A. Protista Mirip Hewan (Protozoa)
B. Protista Mirip Tumbuhan (Ganggang/Alga)
C. Protista Mirip Jamur (Jamur Protista)
Bab V Fungi
A. Zygomycotina
B. Ascomycotina
C. Basidiomycotina
D. Deuteromycotina
E. Lumut Kerak (Liken)/Lichenes
F. Mikoriza
Semester II

Bab VI Tingkat Keanekaragaman dalam Kehidupan
A. Keanekaragaman Gen
B. Keanekaragaman Jenis
C. Keanekaragaman Ekosistem
Bab VII Biodiversitas Di Indonesia
A. Manfaat Keanekaragaman Hayati
B. Keunikan Biodiversitas di Indonesia
C. Kegiatan Manusia yang Memengaruhi Keanekaragaman Hayati
Bab VIII Plantae
A. Bryophyta (Lumut)
B. Pterydophyta (Tumbuhan Paku)
C. Spermathophyta (Tumbuhan Berbiji)
Bab IX Animalia
A. Porifera
B. Coelenterata
C. Plathyhelminthes
D. Nemathelminthes
E. Annelida
F. Mollusca
G. Arthropoda
H. Echinodermata
I. Chordata
Bab X Ekosistem
A. Tingkat Organisasi Kehidupan dalam Ekosistem
B. Komponen Penyusun Ekosistem
C. Interaksi dalam Ekosistem
D. Keseimbangan Ekosistem
E. Suksesi
F. Tipe-tipe Ekosistem
Bab XI Aliran Energi dan Daur Biogeokimia
A. Aliran Energi
B. Rantai Makanan
C. Jaring- jaring Makanan
D. Tingkat Trofik
E. Piramida Ekologi
F. Daur Biogeokimia
Bab XII Pencemaran Lingkungan
A. Macam-macam Pencemaran dan Penyebabnya
B. Perubahan Lingkungan
C. Upaya Pencegahan Pencemaran Lingkungan
D. Parameter Pencemaran dalam Lingkungan
E. Jenis-jenis Limbah dan Pemanfaatan Limbah

Incoming search terms:

  • materi biologi kelas x sma
  • boku biologi kelas X IPA
  • MATERI PERANAN VIRUS BAB 2 KELAS 10
  • Materi rangkuman ipa biologi kelas 1 2 3 SMA
  • pelajaran biologi sma kelas 10 semester ii

Original source : Materi Biologi SMA Kelas X Semester 1 dan 2

Sirkulasi Darah dan Fungsinya

Sirkulasi Darah dan Fungsinya – Berikut ini kampus info akan memberikan materi tentang defenisi dan Fungsi Sistem Sirkulasi darah. jika masih belum memahami tentang sirkulasi darah, maka artikel ini sangat penting untuk dibaca. Sistem sirkulasi darah adalah suatu sistem organ yang berfungsi memindahkan zat ke dan dari sel. Sistem ini juga menolong stabilisasi suhu dan pH tubuh (bagian dari homeostasis). Sistem sirkulasi dibagi dalam dua bagian besar yaitu sistem kardiovaskular (peredaran darah) dan sistem limfatik. Sistem kardiovaskular terdiri atas jantung, yang memompa dan mempertahankan aliran darah, arteri yang mengangkut darah pergi dari jantung, arteriol, pembuluh kecil yang menuju ke pembuluh yang lebih kecil lagi yaitu kapiler, venul, pembuluh halus yang menampung isi kapiler

Sirkulasi Darah dan Fungsinya

Fungsi sirkulasi adalah untuk memenuhi kebutuhan jaringan tubuh, untuk mentranspor zat makanan ke jaringan tubuh, mentranspor produk-produk yang tidak berguna, menghantarkan hormon dari suatu bagian tubuh ke bagian tubuh yang lain, dan secara umum untuk memelihara lingkungan yang sesuai di dalam seluruh jaringan tubuh agar sel bisa bertahan hidup dan berfungsi secara optimal.

Kecepatan aliran darah yang melewati sebagian besar jaringan dikendalikan oleh respon dari kebutuhan jaringan terhadap zat makanan. Jantung dan sirkulasi selanjutnya dikendalikan untuk memenuhi curah jantung dan tekanan arteri yang sesuai agar aliran darah yang mengalir di jaringan sesuai dengan jumlah yang dibutuhkan.

Sirkulasi dibagi menjadi dua yaitu, sirkulasi sistemik dan sirkulasi paru. Karena sirkulasi sistemik menyuplai aliran darah ke seluruh jaringan tubuh kecuali paru, dapat juga disebut sirkulasi besar atau sirkulasi perifer.

Bagian fungsional sirkulasi, fungsi arteri adalah untuk mentransport darah ke jaringan di bawah tekanan yang tinggi. arteriol merupakan cabang-cabang kecil yang terakhir dari sistem arteri dan berfungsi sebagai saluran kendali untuk menentukan darah yang akan di lepaskan ke kapiler. Aeteriol memiliki dinding otot yang kuat seingga dapat menutup arterio secara total, atau dengan berelaksasi dapat mendilatasi arteriol hingga beberapa kali lipat. Fungsi kapiler adalah untuk pertukaran cairan, zat makanan, elektrolit, hormon, dan bahan-bahan lainnya antara darah dan cairan interstisial. Untuk dapat melakukan peran ini, dinding kapiler bersifat sangat tipis dan memiliki banyak pori-pori kapiler yang sangat kecil, yang holey terhadap air dan zat bermolekul lainnya. Venula mengumpulkan darah dari kapiler dan secara bertahap bergabung menjadi vena yang semakin besar. Vena berfungsi sebagai saluran untuk mengangkut darah dari venula kembali ke jantung yang sama pentingnya juga, vena berperan sebagai penampung darah utama ekstra.


Original source : Sirkulasi Darah dan Fungsinya

Pengertian Fotosintesis

Pengertian Fotosintesis – Berbagai pengertian sudah kampus info berikan untuk anda semua. Kali ini yang kampu info ingin berikan lagi adalah pengertian fotosintesis. Masih banyak siswa bahkan mahasiswa yang membutuhkan pengertian ini, maka dari itu saya akan berikan informasi tentan g pengertian fotosintesis. Fotosintesis adalah salah satu cara tumbuhan untuk menghasilkan makanan dan energi. Fotosintesis adalah pembuatan makanan oleh tumbuhan hijau melalui suatu proses biokimia pada klorofil dengan bantuan sinar matahari. Karena kemampuannya membuat makanan sendiri, tumbuhan hijau dikenal sebagai organisme autotrof.

Fotosintesis berasal dari kata foto yang artinya cahaya dan sintesis yang artinya penyusunan. Dengan kata lain, fotosintesis merupakan proses penyusunan bahan organik (karbohidrat) dari H2O dan CO2 dengan bantuan energi cahaya. Fotosintesis hanya akan terjadi jika tumbuhan mempunyai klorofil, yaitu pigmen yang berfungsi sebagai penangkap energi cahaya matahari lalu mengkonversikannya menjadi energi kimia yang terikat dalam molekul karbohidrat. Secara sederhana, reaksi fotosintesis adalah seperti gambar di samping ini:

12H2O + 6CO2 + cahaya → C6H12O6 (glukosa) + 6O2 + 6H2O

Selain karbohidrat, pada proses fotosintesis juga di hasilkan oksigen dan air. Itu sebabnya tubuhan hijau sangat efektif untuk menanggulagi polusi udara dan efek rumah kaca yang menyebabkan pemanasan comprehensive.

Pengertian Fotosintesis

Seperti di sebutkan sebelumnya bahwa proses fotosintesis membutuhkan dua komponen utama, yaitu klorofil (zat hijau daun) dan cahaya matahari. Karena itu proses fotosintesis hanya terjadi pada siang hari dan hanya pada tumbuhan yang memiliki klorofil. Fungsi klorofil itu sendiri adalah untuk menyerap sinar matahari sehingga di sebut juga sebagai pigmen fotosintesis. Klorofil terdapat dalam organel yang disebut kloroplas. Proses fotosintesis tidak dapat berlangsung pada setiap sel, tetapi hanya pada sel yang mengandung klorofil. Meskipun seluruh bagian tubuh tumbuhan yang berwarna hijau mengandung kloroplas, namun sebagian besar energi dihasilkan di daun.

Berdasarkan proses reaksinya, Fotosintesis di bagi menjadi 2, yaitu:

1. Reaksi Terang, yaitu reaksi fotosintesis dimana klorofil mengubah energi matahari menjadi energi kimia dalam bentuk ATP. Reaksi terang membutuhkan cahaya, karena itu harus terjadi di siang hari.

2. Reaksi Gelap, yaitu reaksi fotosintesis yang tidak membutuhkan cahaya. Pada reaksi gelap ini terjadi proses pembentukan karbohidrat melalui konversi CO2 dan air. Reaksi gelap terjadi melalui dua jalur, yaitu siklus Calvin-Benson dan siklus Hatch-Floppy.
Faktor-faktor yang mempengaruhi Fotosintesis

Proses fotosintesis di pengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu:

1. Faktor domestic tumbuhan , seperti translokasi karbohidrat, umur daun, ketersediaan nutrisi, kerusakan organ-organ tumbuhan yang berpengaruh pada proses fotosintesi seperti kerusakan pada daun, jumlah daun yang sedikit, dll.

2. Faktor Lingkungan, faktor lingkungan di kenal sebagai faktor pembatas atau faktor penghambat fotosintesis karena berpengaruh secara langsung terhadap laju fotosintesis. Berikut adalah beberapa faktor lingkungan yang menentukan laju fotosintesis:

Intensitas cahaya. Laju fotosintesis tinggi ketika intensitas cahaya matahari sangat banyak.
Suhu. Suhu yang optimal di perlukan untuk mengaktifkan enzim-enzim yang bekerja dalam proses fotosintesis.
Konsentrasi karbon dioksida. Semakin banyak karbon dioksida di udara, makin banyak jumlah bahan yang dapat digunakan tumbuhan untuk melangsungkan fotosintesis.
Kadar air. Air berfungsi untuk mengontrol stomata. Kekurangan air akan menyebabkan stomata menutup sehingga akan menghambat penyerapan karbon dioksida yang akhirnya dapat menurunkan laju fotosintesis.
Kadar fotosintat (hasil fotosintesis). Jika kadar fotosintat berkurang, laju fotosintesis akan naik. Sedangkan kadar fotosintat yang banyak hingga mencapai titik jenuh akan menyebabkan laju fotosintesis menurun.
Tahap pertumbuhan. Tumbuhan yang baru tumbuh membutuhkan banyak energi daripada tumbuhan dewasa. karena itu laju fotosintesis pada tanaman yang baru tumbuh lebih tinggi daripada tumbuhan dewasa.

Incoming search terms:

  • apa kepanjangan dari PKWT

Original source : Pengertian Fotosintesis

Lowongan Kerja di Bimbel Quantum Revolution (QR)

Pekanbaru Karir – Bimbel Quantum Revolution (QR) membutuhkan pembimbing-pembimbing handal untuk bidang studi : Matematika, Kimia, Biologi, Fisika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Ekonomi dan IPS
Persyaratan:Sarjana PTN / Mahasiswa tingkat akhir PTN.Ijazah/KTM (Fc 1 lembar).Bersedia bekerja s/d jam 21.00 WIB.Bersedia membimbing di semua lokasi QR di seluruh Riau.Pelamar yang memenuhi syarat dan lulus seleksi , siap dikontrak dengan penghasilan min Rp. 2jt/bulan.Kirimkan lamaran Anda secepatnya ke:Bimbel Quantum Revolution (QR)Jl. Ahmad Yani No. 42 ABTelp. (0761) 856155Pekanbaru
Lamaran diterima barrier lambat 1 Minggu setelah iklan ini terbit.


Original source : Lowongan Kerja di Bimbel Quantum Revolution (QR)

Ciri-Ciri Jaringan Meristem

- Bagi anda semua yang sekolah atau kuliah di jurusan IPA khususnya biologi, maka akan kami berikan materi tentang jaringan Meristem. Jaringan meristem merupakan jaringan yang sel penyusunnya bersifat terus menerus membelah atau embrional.

Ciri-ciri Jaringan Meristem :
Bentuk dan ukuran selnya samaDinding selnya tipisSelnya penuh dengan protoplasmaIsi sel tidak mengandung zat makananSel muda dan belum mengalami diferensiasi dan spesialisasi,Berdinding tipis, protoplasma banyak, vakuola kecil, inti besar, plastida belum matang dan berbentuk sama ke segala arah.
Jaringan meristem dapat dibagi 2 macam

1. Jaringan Meristem Primer
Jaringan meristem yang merupakan perkembangan lebih lanjut dari pertumbuhan embrio.
Contoh: ujung batang, ujung akar. Meristem yang terdapat di ujung batang dan ujung akar disebut meristem apikal. Kegiatan jaringan meristem primer menimbulkan batang dan akar bertambang panjang.
Pertumbuhan jaringan meristem primer disebut pertumbuhan primer
2. Jaringan Meristem Sekunder
Jaringan meristem sekunder adalah jaringan meristem yang berasal dari jaringan dewasa yaitu kambium dan kambium gabus. Pertumbuhan jaringan meristem sekunder disebut pertumbuhan sekunder. Kegiatan jaringan meristem menimbulkan pertambahan besar tubuh tumbuhan. Contoh jaringan meristem skunder yaitu kambium.

Kambium adalah lapisan sel-sel tumbuhan yang aktif membelah dan terdapat diantara xilem dan floem. Aktivitas kambium menyebabkan pertumbuhan skunder, sehingga batang tumbuhan menjadi besar . Ini terjadi pada tumbuhan dikotil dan Gymnospermae(tumbuhan berbiji terbuka ). Pertumbuhan kambium kearah luar akan membentuk kulit batang, sedangkan kearah dalam akan membentuk kayu.Pada masa pertumbuhan, pertumbuhan kambium kearah dalam lebih aktif dibandingkan pertumbuhan kambium kearah luar, sehingga menyebabkan kulit batang lebih tipis dibandingkan kayu.
Berdasarkan letaknya jaringan meristem dibedakan menjadi tiga yaitu meristem apikal, meristem interkalar dan meristem unencumbered.

Meristem apikal adalah meristem yang terdapat pada ujung akar dan pada ujung batang. Meristem apikal selalu menghasilkan sel-sel untuk tumbuh memanjang.Pertumbuhan memanjang akibat aktivitas meristem apikal disebut pertumbuhan primer. Jaringan yang terbentuk dari meristem apikal disebut jaringan primer.Meristem interkalar atau meristem antara adalah meristem yang terletak diantara jaringan meristem primer dan jaringan dewasa. Contoh tumbuhan yang memiliki meristem interkalar adalah batang rumput-rumputan (Graminae). Pertumbuhan sel meristem interkalar menyebabkan pemanjangan batang lebih cepat, sebelum tumbuhnya bunga.Meristem unencumbered atau meristem samping adalah meristem yang menyebabkan pertumbuhan skunder. Pertumbuhan skunder adalah proses pertumbuhan yang menyebabkan bertambah besarnya akar dan batang tumbuhan. Meristem unencumbered disebut juga sebagai kambium. Kambium terbentuk dari dalam jaringan meristem yang telah ada pada akar dan batang dan membentuk jaringan skunder pada bidang yang sejajar dengan akar dan batang.
Nah materi ini bermanfaat bukan,jika ingin teman anda atau saudara anda juga mengetahui tentang artikel ini, maka tinggal anda bagikan aja di bawah ini dan impart pengetahuan ini ke teman kerabat dan saudara anda.


Original source : Ciri-Ciri Jaringan Meristem

Materi Biologi SMA Kelas XII IPA

- Kali ini kampus-info akan memberikan materi buat anak anak SMA khususnya kelas XII IPA mata pelajaran Biologi. Seperti sebelumnya anda semua telah membaca Materi yang kemarin yaitu Materi Biologi SMA Kelas XI. Bagi yang membutuhkan materi Biologi SMA Kelas XII IPA semester 1 dan 2 maka disinilah anda bisa belajar sekaligus mendownload materinya. Langsung aja saya berikan Materi Biologi SMA Kelas XII IPA Semester 1 dan Semester 2

Materi Biologi SMA Kelas XII IPA
Semester 1
BAB I PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN PADA TUMBUHAN
A. Pengertian Pertumbuhan dan Perkembangan Tumbuhan
B. Pengaruh Faktor Luar (Eksternal) terhadap Pertumbuhan Tumbuhan
C. Pengaruh Faktor Dalam (Domestic) terhadap Pertumbuhan Tumbuhan
D. Terjadinya Pertumbuhan dan Perkembangan Tumbuhan
BAB II METABOLISME
A. Metabolisme
B. Komponen-Komponen yang Berperan dalam Metabolisme
C. Katabolisme
D. Anabolisme
E. Hubungan antara Metabolisme Karbohidrat, Lemak, dan Protein
F. Teknologi yang Berkaitan dengan Metabolisme Makanan
BAB III MATERI GENETIKA
A. Kromosom
B. Gen
C. Alel dan Alel Ganda
D. DNA
E. RNA
F. Sintesis Protein
G. Kode Genetik
BAB IV PEMBELAHAN SEL
A. Pembelahan Mitosis
B. Pembelahan Meiosis
C. Gametogenesis
D. Keterkaitan antara Pembelahan Mitosis dan Meiosis dengan Pewarisan Sifat
BAB V PEWARISAN SIFAT
A. Pola-Pola Hereditas
B. Penyimpangan Semu Hukum Mendel
C. Hereditas Pada Manusia
D. Manfaat Genetika
BAB VI MUTASI
A. Pengertian Mutasi
B. Macam-Macam Mutasi
C. Mutagen
Semester II

BAB VII EVOLUSI
A. Teori Evolusi
B. Macam-Macam Evolusi
C. Mekanisme Evolusi
D. Spesiasi
E. Sejarah Evolusi Manusia
F. Petunjuk Adanya Evolusi
G. Teori Asal-Usul Kehidupan
H. Teori Kecenderungan Evolusi
BAB VIII BIOTEKNOLOGI
A. Pengertian Bioteknologi
B. Bioteknologi Tradisional (Konvesional)
C. Bioteknologi Modern
D. Bioteknologi dengan Menggunakan Mikroorganisme
E. Bioteknologi dengan Menggunakan Rekayasa Genetika
F. Bioteknologi dengan Menggunakan Jaringan Tumbuhan
G. Bioteknologi Pertanian
H. Dampak Bioteknologi bagi Kehidupan

Incoming search terms:

  • materi biologi kelas XII semester 1

Original source : Materi Biologi SMA Kelas XII IPA