Jumlah Kuota CPNS 2013, 60 Ribu untuk Pelamar Umum

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN&RB) memberikan kuota CPNS 2013 dari pelamar umum sebanyak 60 ribu.

Jumlah tersebut belum termasuk honorer kategori dua (K2) yang akan diangkat sebagian pada 2013.

“Kuota yang kita kasih untuk pelamar umum sebanyak 60 ribu. Itu di luar honorer tertinggal. Kita berharap kuota tersebut bisa terpenuhi,” kata Deputi SDM bidang Aparatur KemenPAN&RB Ramli Naibaho usai konpres di kantonya, Jakarta, Selasa (23/10).

Untuk pengadaan CPNS 2013, lanjutnya, persyaratannya masih tetap seperti tahun ini. Di mana setiap instansi harus memasukkan analisa jabatan, analisa beban kerja, proyeksi kebutuhan pegawai lima tahun.

“Tanpa itu, kami tidak akan memberikan kuota kepada daerah atau instansi pelaksana,” tegasnya.

Ditambahkan Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Eko Sutrisno, belanja pegawai dalam APBD harus tetap di bawah 50 persen. Bila lebih dari 50 persen, kuota maupun formasi tidak akan diberikan.

“Syarat pengadaan CPNS pada 2013 sama seperti tahun ini. Meski pause sudah dicabut, namun daerah tidak bisa semaunya mengajukan usulan. Terlebih kalau APBD-nya sudah di atas 50 persen terpakai untuk kebutuhan pegawai,” tandasnya. (Esy/jpnn)

Info: Pemerintah akan melakukan penerimaan CPNS 2013 sebanyak 70.000 orang. Persiapkan diri Anda dengan mempelajari contoh soal-soal CPNS yang sudah teruji dari tahun ke tahun meloloskan peserta ujian CPNS. Silakan Dapatkan Contoh Soal-soal CPNS Terbaru disini


JANGAN LUPA INFORMASI CPNS 2011-2012 LAINNYA BISA ANDA LIHAT

DISINI

Contoh Soal CPNS 2011 GRATIS Bisa Anda Download di Bawah Ini

[DOWNLOAD DISINI]


Original source : Jumlah Kuota CPNS 2013, 60 Ribu untuk Pelamar Umum

Moratorium CPNS Dicabut pada Akhir Tahun 2012, Pemerintah Siapkan 20 Ribu Lowongan CPNS pada Tahun 2013

http://www.lokernesiaku.com/2012/07/moratorium-cpns-dicabut-pada-akhir.htmlPause CPNS Dicabut pada Akhir Tahun 2012, Pemerintah Siapkan 20 Ribu Lowongan CPNS di 2013
Pause penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) akan dihentikan akhir tahun 2012. Dengan demikian, pada tahun depan dan seterusnya, pause ini tidak lagi diterapkan. Demikian ditegaskan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN) Azwar Abubakar.

Pause kan sampai akhir tahun ini. Pause kan sampai akhir Desember, tidak ada lagi, tahun depan, pause kita rencanakan tidak ada lagi, kita akan buka,” ujar Azwar saat ditemui di Kantor Kemenko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Rabu.

Untuk tahun depan, Azwar menyatakan pihaknya membuka 60.000 lowongan CPNS. Sayangnya, dengan adanya pengetatan pembukaan CPNS di kementerian/ lembaga, hanya 20.000 lowongan CPNS yang bisa diterima pihak KemenPAN/ RB.

Ini kita kasih formasi, jadi tahun ini ada pause diberikan pada hal yang khusus, syaratnya ada peta jabatan, analisis jabatan, beban kerja. Jadi 60.000 kita siapkan tahun ini, tapi formasi yang terserap itu di bawah 20.000, jadi tidak terpakai itu semua,” tegasnya.

Pihak K/ L, lanjut Azwar, harus menyertakan peta jabatan, analisis jabatan, dan beban kerja ketika meminta pembukaan pendaftaran CPNS. Namun, jika belanja pegawai K/ L itu telah melebihi 50 persen dari belanja K/ L itu maka permintaan akan ditolak.

Itu karena ada peta jabatan, dokter, perawat, yang mendesak kita berikan, tapi kalau tidak mendesak dan biaya pegawai sudah 50 persen maka tidak kita berikan, tapi kalau mendesak yang dikasih,” ujarnya.

Dengan demikian, Azwar menegaskan penerimaan CPNS masih berdasarkan kebutuhan dan tidak lagi dibebaskan seperti dulu.

Jadi prinsipnya penerimaan pegawai disesuaikan dengan kebutuhan,dibuktikan dengan peta jabatan dan analisa jabatan. Kalau dulu kan dikasih dan terserah daerah mau untuk apa, tapi sekarang tidak begitu lagi,” tandasnya. (ref : Detik)


Original source : Moratorium CPNS Dicabut pada Akhir Tahun 2012, Pemerintah Siapkan 20 Ribu Lowongan CPNS pada Tahun 2013

Kemenpan-RB Masih Verifikasi Data Tenaga Honorer

JAKARTA (Suara Karya): Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan dan RB) masih melakukan verifikasi dan validasi data tenaga honorer yang akan diangkat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) sesuai dengan Peraturan Pemerintah No 56 Tahun 2012.
“Sebelumnya kami telah melakukan verifikasi dan menghasilkan jumlah tenaga honorer sebanyak 72 ribu orang. Namun karena ada pengaduan dari masyarakat dan lembaga swadaya masyarakat (LSM), maka tim verifikasi dari Kemenpan dan RB, Badan Kepegawaian Negara (BKN) bersama Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) melakukan verifikasi kembali,” kata Deputi Bidang SDM Aparatur Kemenpan dan RB Ramli Naibaho saat jumpa pers di Jakarta, Jumat. Menurut dia, sebanyak 365 surat pengaduan tidak seluruhnya dilakukan verifikasi ke lapangan mengingat adanya daerah yang lokasinya jauh, namun pemilikannya dilakukan dengan cara memeriksa dokumen yang telah ada. Tak hanya itu, dari 85 pemerintah daerah yang mengajukan tenaga honorer kepada pemerintah pusat, baru 20 daerah yang telah mengirimkan analisa jabatan dan analisa beban kerja tenaga honorer itu kepada Kemenpan dan RB. Sementara sisanya belum mengirimkan, padahal batas waktu pengiriman hingga April 2012 lalu. Luasnya geografis di beberapa daerah menyebabkan laporan yang masuk menjadi terlambat, sehingga Menpan kembali mengeluarkan surat edaran yang memberikan batas waktu maksimal hingga 31 Mei 2012. “Kami minta daerah segera mengirimkannya, sehingga perekrutan tenaga honorer bisa dilakukan secepatnya. Kalau validasi data tenaga honorer telah selesai, pada Juni 2012 ini kami akan membuat formasinya dan pada Juli 2012 akan membahas masalah belanja pegawai,” katanya. Sekretaris Kemenpan dan RB Tasdik Kinanto, mengatakan tenaga honorer tertinggal untuk kategori I (tenaga honorer yang dibiayai dari APBN/APBD) dan kategori II (tenaga honorer yang bukan dibiayai dari APBN/APBD) akan segera diangkat menjadi CPNS, sesuai PP No 56 Tahun 2012. Adapun pokok-pokok materi PP 56 itu, jelasnya, meliputi pengangkatan tenaga honorer kategori I menjadi CPNS, yang dilakukan untuk mengisi formasi 2012 berdasarkan data hasil verifikasi serta validasi tim pusat (Kemenpan dan RB, BKN, dan BPKP) yang telah diumumkan ke publik. Sedangkan honorer kategori II, pengangkatannya melewati seleksi kelengkapan administrasi, ujian tertulis kompetensi dasar, dan kompetensi bidang sesama tenaga honorer. “Untuk tenaga honorer kategori I pada 2012 diharapkan telah selesai, sementara tenaga honorer kategori II akan dilakukan secara bertahap dengan kurun waktu 2013-2014,” kata Tasdik. Pembuatan soal dan pengolahan hasil ujian kompetensi dasar serta pelaksanaan ujian tertulis dilakukan bekerja sama dengan konsorsium Perguruan Tinggi Negeri. Setelah lulus ujian tertulis kompetensi dasar berdasarkan nilai ambang batas kelulusan maka dilakukan tes kompetensi bidang (profesi). Tenaga honorer yang dinyatakan lulus ujian, tambahnya, dapat diangkat menjadi CPNS berdasarkan jumlah dan kualifikasi formasi sampai tahun anggaran 2014. Di tempat yang sama, Wakil Kepala BKN Eko Sutrisno, menambahkan dari 583 instansi yang ada di pusat dan daerah, 429 instansi sudah melakukan uji publik jumlah tenaga honorer kepada masyarakat, sementara sisanya belum melakukan hal itu.
“Dari 429 instansi tersebut, 111 instansi diantaranya menyatakan sudah “clear” mengenai data tenaga honorer dengan jumlah sebanyak 4.517 tenaga honorer,” katanya. (Tri Handayani/Ant)

Incoming search terms:

  • Cara daftar sisipan cons
  • sisipan cpns bandung 2014
  • SKB MENKEU MENDIKBUD MENPAN No 251/SKB/215
  • surat edaran menkeu depdikbud menpan no 251/skb/2015 mengenai gaji guru

Original source : Kemenpan-RB Masih Verifikasi Data Tenaga Honorer

Tahun 2012 dan 2013 masih menjadi "milik" honorer

Tahun 2012 dan tahun 2013 menurut saya masih akan menjadi ‘milik’ tenaga honorer untuk dapat diangkat menjadi CPNS. Tahun 2012 akan didominasi oleh pengangkatan tenaga honorer kategori 1 (k1), meskipun saya perkirakan belum dapat tuntas 100%. Tahun 2013 adalah ‘milik’ tenaga honorer kategori 2 (k2), meskipun saya perkirakan juga belum akan tuntas dan akan dilanjutkan pada tahun 2014. Di tahun 2013 tenaga honorer kategori 1 yang belum terangkat menjadi CPNS akan dituntaskan.

Untuk CPNS dari jalur umum akan mulai mendapat tempat di tahun 2012 meskipun masih sedikit terbatas pada tenaga pendidik, kesehatan dan teknis yang sangat dibutuhkan pemerintah.

Penerimaan CPNS dari jalur umum yang masih sedikit ini dikarenakan karena masih dalam masa pause juga karena pemerintah daerah belum banyak yang dapat membuat analisa kebutuhan atau beban kerja dan analisa jabatan secara tepat sesuai keinginan pusat atau dengan kata lain pemetaan kebutuhan PNS-nya belum sesuai dengan keinginan pemerintah pusat. Kedepan seleksi CPNS dari jalur umum akan semakin ketat karena hanya yang benar2 dibutuhkan dengan kompetensi yang sesuai yang dapat diterima menjadi PNS.

Incoming search terms:

  • mapenda kuningan

Original source : Tahun 2012 dan 2013 masih menjadi "milik" honorer

Info CPNS 2013 Kabupaten Bangli (Bali)

http://lokernesia.blogspot.com/2012/06/info-cpns-2013-kabupaten-bangli-bali.htmlInfo CPNS 2013 Kabupaten Bangli (Bali)
Obsesi sebagian besar masyarakat Bangli bisa menjadi CPNS pada tahun 2013 tersandung masalah. Pasalnya, Bangli belum memiliki Anjab (Analisa Jabatan) sebagai syarat utama merebut formasi CPNS itu. Jika sampai 30 Juni ini, Bangli tidak juga memiliki Anjab yang harus diawali dengan data statistik penyebaran pegawai dan analisa beban kerja, maka peluang Bangli mengajukan formasi CPNS bakal tertutup rapat.

Kepala BKD Bangli Ni Luh Koesalarini, Minggu (10/6) kemarin mengakui, sampai kini Bangli belum memiliki data statistik, berupa Analisa Beban Kerja (ABK) yang ditindaklanjuti dengan analisa jabatan. Data itu dibuat bukan oleh pihaknya saja. Sehingga dalam minggu ini, seluruh kepala SKPD akan dikumpulkan oleh bupati untuk segera membuat Anjab bersama ABK. Dengan demikian, peluang Bangli mengisi formasi CPNS tahun 2013 tidak tertutup.

Pihaknya juga telah ditugaskan bupati untuk melakukan koordinasi ke Menpan, Senin (11/6) ini. Karena waktu yang tersisa sudah sangat mepet, kemungkinan masalah yang sama juga dialami banyak kabupaten dan kota di Indonesia. Sehingga jika diperbolehkan Menpan, Anjab dan ABK bersifat sementara. Pihaknya segera akan membuat konsep data statistik kepegawaian seadanya. “Kita sudah miliki analisa kebutuhan pegawai. Kemungkinan kabupaten lain belum memiliki hal itu,” ujarnya.

Mengenai peluang CPNS kategori I dan kategori II pascaterbitnya PP No. 56 Tahun 2012, pihaknya masih menunggu petunjuk teknis dari Menpan dalam kaitan pelaksanaan maupun proses pemberkasan. Di mana jumlah pegawai yang memenuhi syarat kategori I di Bangli sebanyak 14 orang PTT. Sedangkan kategori II, pegawai pengabdian yang memenuhi syarat sebanyak 83 orang. Sedangkan sisanya hingga menjadi 341 orang merupakan kaur desa. Kaur desa ini tetap diusulkan, masalah diterima atau tidak, itu menjadi kewenangan pusat. Pihaknya tetap mengusulkan sebagai bentuk upaya memperjuangkan aspirasi yang muncul.

Pemberkasannya seperti apa, kami masih menunggu petunjuk teknis dari pusat. Setelah pemberkasan dilakukan, apakah akan dilakukan evaluasi maupun verifikasi lagi dari pusat, kami belum mengetahuinya secara teknis,” tambahnya. (ref : BaliPost)

Incoming search terms:

  • bkd bangli
  • cpns 2013 bali
  • cpns bali 2013

Original source : Info CPNS 2013 Kabupaten Bangli (Bali)

72.000 Tenaga Honorer Akan Diangkat Jadi PNS

JAKARTA, suaramerdeka.com – Menindaklanjuti Peraturan Pemerintah Nomor 56 Tahun 2012 tentang Pengangkatan Tenaga Honorer, Badan Kepegawaian Negara (BKN) bersama dengan Kementerian Pendayaan Gunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN dan RB) telah melakukan melakukan verifikasi terhadap 152 ribu pegawai honorer kategori 1 (K1), atau pegawai honorer yang penghasilannya dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BKN Eko Soetrisno mengungkapkan, dari hasil verifikasi terhadap 152 ribu tenaga honorer kategori 1 di seluruh instansi pemerintah dan daerah di tanah air, hanya ada 72 ribu tenaga honorer yang datanya dianggap convincing.
Sesuai ketentuan PP, terhadap mereka dilakukan uji publik. Sebanyak 523 instansi pusat dan daerah sudah melakukan uji publik dan yang sudah melaporkan ada 429 instansi, sementara 94 instansi saat ini tengah lakukan uji publik.
“Dari hasil uji publik, ada 111 instansi yang menyatakan sudah clear, karena tidak ada nag. Dari jumlah itu, tercatat ada sebanyak 4.517 tenaga honorer kategori 1 yang sudah clear,” kata Eko, Minggu (10/6).
Dari laporan yang diterima BKN, lanjut Eko, surat hasil uji publi dan analisa jabatan ada yang ditandatanganai oleh bupati, ada wali kota, Wakil Bupati, ada juga yang ditandatanganai Sekda. Hanya beberapa yang ditandatangani oleh Badan Kepegawaian Daerah (BKD).
Dia menambahkan, laporan dari Pejabat Pembina kepegawaian (PPK) ada 574 surat. Isinya bukan pengaduan, tapi umumnya berupa penjelasan. Sedangkan dari perorangan sebanyak 254 surat, termasuk yang menyangkut dirinya. “Ada dari masyarakat yang mengatakan semuanya tak benar,” ujar Eko.
( trb / CN31 )

Sumber : Suara Merdeka


Original source : 72.000 Tenaga Honorer Akan Diangkat Jadi PNS

Formasi CPNS Bakal Disusun pada Juni 2012, jika Proses Validasi Data Honorer Telah Selesai

http://lokernesia.blogspot.com/2012/06/formasi-cpns-bakal-disusun-pada-juni.htmlFormasi CPNS Bakal Disusun pada Juni 2012, jika Proses Validasi Data Honorer Telah Selesai
Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan dan RB) masih melakukan verifikasi dan validasi data tenaga honorer yang akan diangkat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) sesuai dengan Peraturan Pemerintah No 56 Tahun 2012.

Menurut Deputi Bidang SDM Aparatur Kemenpan dan RB Ramli Naibaho di Jakarta, Jumat, sebelumnya pemerintah telah melakukan verifikasi dan menghasilkan jumlah tenaga honorer sebanyak 72 ribu orang.

Namun, lanjut dia, karena ada pengaduan dari masyarakat dan lembaga swadaya masyarakat tim verifikasi dari Kemenpan dan RB, Badan Kepegawaian Negara (BKN), dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) melakukan verifikasi kembali.

Dia menjelaskan, pemerintah tidak memeriksa dan memverifikasi keseluruhan pengaduan yang jumlahnya 365 namun hanya sebagian saja.

Lebih lanjut dia menjelaskan bahwa dari 85 pemerintah daerah yang mengajukan kebutuhan tenaga honorer baru 20 daerah yang telah mengirimkan analisa jabatan dan analisa beban kerja kepada pemerintah. Sisanya belum mengirimkan meski batas waktu pengiriman hingga April 2012 lalu.

Kami minta daerah segera mengirimkannya, sehingga perekrutan tenaga honorer bisa dilakukan secepatnya,” katanya.

Ia menambahkan, kalau validasi data tenaga honorer telah selesai pada Juni 2012 pemerintah pusat akan menyusun formasi pegawai dan pada Juli 2012 membahas anggaran belanja pegawai.


Original source : Formasi CPNS Bakal Disusun pada Juni 2012, jika Proses Validasi Data Honorer Telah Selesai