Perka BKN Nomor 9 Tahun 2012 – Pengangkatan Tenaga Honorer Kategori II (K-2)

Berikut kami sampaikan sedikit cuplikan ketentuan mengenai pengangkatan tenaga honorer yang tidak dibiayai APBN/APBD menjadi CPNS sesuai Lampiran I Peraturan Kepala Badan Kepegawaian Negara Nomor 9 Tahun 2012 tentang Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Calon Pegawai Negeri Sipil. Hal ini dilakukan sebagai salah satu bentuk sosialisasi perka tersebut. Semoga dapat menambah pengetahuan.
Pengangkatan Tenaga Honorer yang Tidak Dibiayai APBN/APBD Menjadi CPNS
  1. UmumPengangkatan tenaga honorer yang penghasilannya tidak dibiayai APBN/APBD menjadi CPNS dilakukan melalui pemeriksaan kelengkapan administrasi dan lulus seleksi ujian tertulis kompetensi dasar dan kompetensi bidang sesama tenaga honorer.
  2. PersyaratanPersyaratan tenaga honorer untuk dapat diangkat menjadi CPNS meliputi :
    1. usia barrier tinggi 46 (empat puluh enam) tahun dan barrier rendah 19 (sembilan belas) tahun pada 1 Januari 2006;
    2. mempunyai masa kerja sebagai tenaga honorer barrier sedikit 1 (satu) tahun pada 31 Desember 2005 dan sampai saat pengangkatan CPNS masih bekerja secara terus-menerus;
    3. penghasilannya tidak dibiayai dari APBN/APBD;
    4. bekerja pada instansi pemerintah;
    5. dinyatakan lulus seleksi Tes Kompetensi Dasar (TKD) dan Tes Kompetensi Bidang (TKB); dan
    6. syarat lain yang ditentukan dalam peraturan perundang-undangan.


  3. Pelaksanaan
    1. Kepala Badan Kepegawaian Negara atau pejabat lain yang ditunjuk mengumumkan daftar nama tenaga honorer yang penghasilannya tidak dibiayai APBN/APBD melalui website www.bkn.go.id.
    2. Kepala Badan Kepegawaian Negara atau pejabat lain yang ditunjuk menyampaikan daftar nama tenaga honorer kepada PPK Pusat/ Daerah untuk diumumkan.
    3. PPK Pusat/Daerah mengumumkan tenaga honorer melalui papan pengumuman, media cetak lokal, dan media online barrier lambat 7 (tujuh) hari kalender setelah mendapat daftar nama tenaga honorer.
    4. Pengumuman oleh PPK Pusat/Daerah sebagaimana dimaksud pada angka 3 dilakukan selama 21 (dua puluh satu) hari kalender kepada publik.
    5. PPK Pusat/Daerah melakukan penelitian dan pemeriksaan kembali terutama apabila terdapat pengaduan/sanggahan/keberatan dari masyarakat. 
    6. PPK Pusat/Daerah menyampaikan hasil pemeriksaan dan tanggapan atas pengaduan atau keberatan tersebut kepada Kepala Badan Kepegawaian Negara dan tembusannya disampaikan kepada Menteri PAN dan RB barrier lambat 45 (empat puluh lima) hari kalender sejak pengumuman oleh PPK.
    7. Kepala Badan Kepegawaian Negara menyusun dan menetapkan daftar nama (item) tenaga honorer yang tidak ada pengaduan atau keberatan setelah dilakukan uji publik dan menyampaikan kembali kepada PPK Pusat/Daerah.
    8. Menteri PAN dan RB dan Kepala Badan Kepegawaian Negara menyelesaikan dan memutuskan pengaduan/sanggahan/keberatan setelah dilakukan pengumuman dan uji publik oleh PPK Pusat/Daerah.
    9. Kepala Badan Kepegawaian Negara menyusun dan menetapkan daftar nama (item) tenaga honorer yang telah diselesaikan dan diputuskan atas pengaduan atau keberatannya serta menyampaikan kembali kepada PPK Pusat/Daerah.
    10. Peserta seleksi adalah tenaga honorer yang penghasilannya tidak dibiayai APBN/APBD yang tercantum dalam daftar nama (item) tenaga honorer sebagaimana dimaksud pada angka 7 dan angka 9.
    11. Materi seleksi ujian tertulis sesama tenaga honorer meliputi Tes Kompetensi Dasar (TKD) dan Tes Kompetensi Bidang (TKB).
    12. Materi seleksi ujian tertulis TKD berdasarkan kisi-kisi yang ditetapkan oleh pemerintah.
    13. TKD dilaksanakan 1 (satu) kali secara nasional yang waktu pelaksanaannya ditetapkan oleh Menteri PAN dan RB. 
    14. Pembuatan soal dan pengolahan hasil ujian TKD bagi tenaga honorer dilakukan oleh Konsorsium Perguruan Tinggi Negeri, yang dibentuk oleh Menteri PAN dan RB bersama dengan Mendikbud.
    15. Pelaksanaan TKD pada instansi Pusat, Provinsi, dan Kabupaten/ Kota dilaksanakan oleh masing-masing PPK, sedangkan untuk Kabupaten/ Kota dikoordinasikan oleh Gubernur selaku Wakil Pemerintah.
    16. Penentuan kelulusan TKD ditetapkan berdasarkan nilai ambang batas kelulusan (quick grade) yang ditetapkan oleh Menteri PAN dan RB atas pertimbangan Mendikbud dengan memperhatikan pendapat dari Konsorsium PTN.
    17. Pengumuman kelulusan TKD dilakukan oleh Menteri PAN dan RB berdasarkan nilai hasil ujian yang diolah oleh Konsorsium Perguruan Tinggi Negeri dengan mempertimbangkan masa pengabdian sebagai tenaga honorer.
    18. Tenaga honorer yang dinyatakan lulus TKD, wajib mengikuti TKB dengan mempertimbangkan dedikasi yang ditetapkan oleh masingmasing instansi berdasarkan materi ujian dari instansi Pembina Jabatan Fungsional.
    19. Waktu pelaksanaan TKB ditetapkan oleh masing-masing PPK, sedangkan untuk Kabupaten/Kota dikoordinasikan oleh Gubernur selaku Wakil Pemerintah.


    Sumber : BKD Bantul

    Sambil menunggu  perkembangan kabar penerimaan CPNS Tahun 2013 selanjutnya, ada baiknya anda mempersiapkan diri untuk mengikuti ujian TKD dan TKB mulai dari sekarang. Anda harus mempersiapkan diri agar dapat lolos dari seleksi ambang batas nilai yang merupakan kunci sukses lolos CPNS jalur umum dan honorer tahun 2013. Kabarnya untuk tes seleksi umum mulai tahun ini pemerintah akan menggunakan metode baru berupa Computer Assissted Test (CAT). Sesuai  Inpres No. 1/2013,Presiden juga memerintahkan Badan Kepegawaian Negara (BKN) bersama-sama Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah agar mengembangkan sistem Seleksi CPNS/PNS dengan menggunakan Computer Helped Test (CAT).Pada tahap awal tahun 2013 ini, Presiden memerintahkan BKN untuk bisa menerapkan rekrutmen berbasis CAT untuk 18 instansi pemerintah.


    Nah, untuk anda yang belum terbiasa dengan komputer dan ingin menjadi CPNS, mungkin ada baiknya anda mempersiapkan diri mulai sekarang. Bagi yang sudah terbiasa mengikuti ujian dengan komputer mungkin ujian seperti diatas dengan menggunakan CAT bukan suatu masalah yang serius, namun untuk yang belum terbiasa dengan komputer ada baiknya anda membiasakan diri mengerjakan soal-soal latihan pada komputer. Salahsatu alternatif yang bisa anda coba adalah software yang dapat anda download dari LATIHANSOAL. Ujian dengan menggunakan CAT ini kabarnya akan mulai diselenggarakan setelah disahkannya Rancangan undang-undang Aparatur Sipil Negara. CAT merupakan salah satu Quick Wins (layanan unggulan) BKN yang terbukti mampu menjawab kebutuhan masyarakat terhadap instrumen tes kepegawaian  secara transparan, obyektif, cepat, dan dapat dipercaya. Keunggulan software ini dibanding ebook pdf  adalah dapat digunakan tanpa internet / offline, dapat di bring up to date, ada waktu pengerjaaan, interaktif, ada nilai notch latihan, dapat mereview kembali hasil latihan, otomatis dapat tahu kunci jawaban setelah menjawab, dapat mengacak soal (sehingga anda dapat mengulang kembali), dapat mengacak jawaban (sehingga anda dapat mengulang kembali). Software ini dapat juga dijalankan di perangkat ipad dan apparatus.


    Namun ada juga berita yang menyatakan bahwa untuk ujian seleksi cpns tahun ini masih diselenggarakan secara blue-collar dengan tes tulis menggunakan LJK dikarenakan masih terbatasnya sarana dan prasarana. Pemerintah rencananya akan bekerjasama dengan konsorsium perguruan tinggi. Untuk tes blue-collar yang masih menggunakan LJK, maka latihan soal dari situs CPNSONLINE mungkin akan sangat cocok bagi anda. Saat ini CPNSONLINE telah melakukan perubahan atau perombakan total dalam materinya untuk menyesuaikan dengan UU Aparatur Sipil Negara yang saat ini sedang dibahas secara intensif antara pemerintah dan DPR agar dapat segera disyahkan.
     
    Sahabat pembaca setia info CPNS tahun 2013 yang berbahagia, tahukah anda bahwa situs CPNSONLINE INDONESIA memberikan paket khusus soal-soal cpns daerah yang berstandar pada materi-materi kisi-kisi resmi, sehingga dengan persiapan yang tepat sasaran dan efektif akan mengantarkan Anda semua pada kelulusan dalam ujian penerimaan CPNS 2013. Paket khusus CPNS TENAGA HONORER ini diperuntukkan bagi peserta yang memiliki kesempatan mengikuti seleksi CPNS Daerah baik tuk pemerintah daerah provinsi maupun di pemerintah daerah kabupaten/ kota seluruh Indonesia.

    Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) yang meliputi soal cpns: Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika; UUD 1945; Tata Negara Indonesia; Kebijakan Pemerintah; Sejarah Indonesia; Bahasa Indonesia; Bahasa Inggris; Pengetahuan Umum.

    Tes Intelegensi Umum (TIU) yang meliputi soal cpns tes kemampuan, analisa verbal; analisa numerik; berpikir logis dan analitis.

    Tes Karakteriktik Pribadi (TKP) yang meliputi penilaian atas: integrasi diri; semangat berprestasi; berorientasi pada pelayanan; kemampuan beradaptasi; mengendalikan diri; bekerja mandiri dan tuntas; belajar berkelanjutan; bekerja sama dalam kelompok; kemampuan menggerakkan; mengkoordinir orang lain.

    Tes Kompetensi Bidang (TKB) diperuntukkan bagi formasi tertentu atau pekerjaan tertentu yang meliputi: Tes Praktek; Tes Wawancara; Tes tertulis; Tes Psikotes lanjutan.

    Modul Diklat Prajabatan CPNS bagi yang dinyatakan lulus seleksi penerimaan CPNS 2013 untuk mengikuti tahap ujian prajabatan CPNS (sebelum diangkat menjadi CPNS). 


    Saat ini CPNSONLINE INDONESIA menyelenggarakan program interview online COMPUTER ASSISTED TEST (CAT) CPNSONLINE INDONESIA TAHUN 2013.
     
    Demikian, semoga bermanfaat.

Incoming search terms:

  • nama yang tembus pegawai kategori 2 kabupaten sorong
  • tenaga kontrak perka bkn

Original source : Perka BKN Nomor 9 Tahun 2012 – Pengangkatan Tenaga Honorer Kategori II (K-2)