Ketua DPRD Karanganyar Dukung Guru Honorer ke BKN

KARANGANYAR, suaramerdeka.com - Ketua DPRD Kabupaten Karanganyar Sumanto meminta agar nasib para guru honorer segera dipertanyakan kepada pemerintah pusat. Ketua DPRD juga sudah meminta agar Sekretaris Daerah (Sekda) Karanganyar Samsi dan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Suwarno, beserta Komisi I DPRD serta perwakilan guru honorer untuk berangkat dan meminta kejelasan reputation kepada Badan Kepegawaian Nasional (BKN).
Berdasarkan data dari 196 guru honorer yang ada di Kabupaten Karanganyar, baru 46 orang yang sudah mendapat kepastian bisa segera diangkat menjaaci CPNS, sedangkan sisanya tidak jelas sampai sekarang. “Kami memberikan dukungan kepada para guru honorer yang mempertanyakan reputation ke BKN di Jakarta,” tandas Sumanto ketika ditemui di Gedung DPRD setempat.
Dia mengemukakan, sebelumnya sudah memanggil BKD Karanganyar, namun hasilnya ternyata mentok terganjal aturan dari BKN di Jakarta. Wakil rakyat dari PDIP itu mengungkapkan, kepergian para guru honorer baik yang masuk dalam Kategori 1 (K1) atau pun Kategori 2 (K2) adalah mempertanyakan reputation dan nasib mereka. Mengingat keputusan atau kewenangan tentang nasib mereka menjadi ranah pemerintah pusat melalui BKN pusat.
“Dari ratusan guru honorer yang ada di Karanganyar, banyak sekali di antara mereka yang sudah mengabdi bertahun-tahun,” tandasnya.
Sesuai Peraturan Pemerintah (PP) 48/2005 tentang Pengangkatan Tenaga Honorer menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), masa kerja tenaga honorer yang bisa diangkat adalah smallest satu tahun sejak Januari 2005. Namun yang terjadi di Kabupaten Karanganyar, banyak reputation guru honorer yang sudah mengabdi hingga puluhan tahun tidak jelas sampai sekarang.

Sumber : Suara Merdeka

Incoming search terms:

  • Pelantikan cpns K2 Muba
  • nip k2 muba

Original source : Ketua DPRD Karanganyar Dukung Guru Honorer ke BKN