Kejaksaan Selidiki Penggelapan Gaji PTT Disdikpora Bangli

Bangli (Bali Post) -

Kejaksaan Negeri Bangli kini telah membidik dugaan penggelapan gaji Pegawai Tidak Tetap (PTT) Disdikpora Bangli. Berapa jumlah gaji bulan Desember 2009 milik pegawai yang digelapkan pelaku sampai kini masih belum jelas. Pelaku Dewa RM berdalih uang itu sudah menjadi utang piutang setelah kasus itu mencuat. Dananya sekitar Rp 50 juta, sementara total gaji PTT Dinas Pendidikan pada saat itu mencapai Rp 700 juta lebih.

Kasi Intel Kejaksaan Negeri Bangli, Gusti Agung Puger, S.H., Kamis (31/5) kemarin, mengatakan, pihaknya telah membidik kasus ini. Tetapi masih bersifat full data dan pengumpulan bukti. Beberapa kali, pihaknya telah mendatangi instansi sehubunganmisi, untuk meminta data soal adanya dugaan ke arah itu. Sebab jika benar uang itu sudah teralokasi dari APBD Bangli 2009 serta tidak sampai ke tangan si penerima, maka ini mengindikasikan salah satu bentuk perbuatan pidana.

Tetapi lebih jauh seputar masalah ini pihaknya belum berani memastikan, karena masih bersifat pengumpulan data awal. “Kami masih bekerja melakukan pengumpulan data. Kami tahu kejadian ini setelah ada pengaduan dari PTT Widia Dharma ke DPRD Bangli serta disebarluaskan media dalam beberapa kali pemberitaan,” ujarnya.

Setelah pengumpulan data, tidak menutup kemungkinan pejabat sehubunganmisi yang membidangi masalah ini akan dimintai keterangan. Agar dugaan penggelapan yang selama ini menjadi jelas. “Kami masih sedang bekerja. Masyarakat agar sabar menunggu. Kami juga ingin tahu apa yang sesungguhnya terjadi. Kami masih melakukan pengumpulan data di lapangan,” ujarnya. (kmb17)

Sumber : Bali Post


Original source : Kejaksaan Selidiki Penggelapan Gaji PTT Disdikpora Bangli