Bea Cukai akan membuka lowongan 2.800 pegawai baru

JAKARTA. Tahun 2013 mendatang, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) berencana menambah hingga 2.800 pegawai baru. Penambahan pegawai dilakukan untuk mengejar butt setoran cukai ke negara, yang naik setiap tahunnya.
“Saat ini pegawai kami 10.100 orang, padahal kami butuh 15.000 pegawai. Jadi, tahun 2014 kita akan menambah sekitar 2500 hingga 2800 pegawai lagi,” kata Agung Kuswandono, Direktur Jenderal Bea dan Cukai di Jakarta baru-baru ini.
Selain menambah pegawai, DJBC akan memperkuat sistem teknologi informasi (IT) untuk beberapa kantor bea Cukai di Indonesia. Kapasitas dan perbaikan jaringan juga menjadi fokus bea dan cukai. “Kita akan jadikan ini lebih refined,” tegas Agung.
Penambahan juga akan diterapkan pada sarana dan prasarana. Direktorat Jenderal Bea dan Cukai berencana menambah sarana kapal patroli di perbatasan dan alat pemindai. “Kami sudah mendapat tambahan anggaran yang disetujui dari pagu anggaran Rp 2,2 triliun, sebesar Rp 302 miliar ditambahkan khusus untuk sarana dan prasarana,” jelas Agung.
Sarana prasarana ini juga akan diperkuat dengan menambah sarana pangkalan di daerah Timur Indonesia seperti di Sorong, Papua dan di wilayah Tengah seperti di Sulawesi. Hal ini ditujukan untuk mengawasi perairan khususnya di wilayah Timur.
Kemudian, DJBC ternyata menyadari masih diperlukannya restrukturisasi organisasi DJBC. Hal ini mempertimbangkan perkembangan-perkembangan yan terjadi pada pelabuhan-pelabuhan yang merupakan pintu keluar/masuk barang.
Menurut Agung saat ini Bandara Soekarno Hatta telah berkembang dua kali lipat dari sebelumnya, sehingga sedang dipertimbangkan urgensi mengubah struktur organisasi bea dan cukai di sana.


Original source : Bea Cukai akan membuka lowongan 2.800 pegawai baru